Untuk Ibu Hamil: Tips Sehat Kehamilan dari Bulan ke Bulan (Bagian 1)


Menjalani masa kehamilan selama sembilan bulan bisa dibilang masa yang penuh kebahagiaan, namun juga perlu kehati-hatian—khususnya dalam hal menjaga kesehatan. Ketika hamil, sang ibu harus benar-benar menjaga kesehatannya, karena hal itu akan berpengaruh pada janin yang dikandungnya. 

Berikut ini tip mudah dalam menjaga kesehatan selama kehamilan, dari bulan pertama hingga bulan kesembilan.

Bulan pertama:

Konsumsilah asam folat. Dengan mengkonsumsi asam folat yang cukup (sekitar 400 miligram) setiap hari selama 12 minggu pertama kehamilan, akan menjaga janin dari cacat lahir. Pada waktu ke dokter untuk memeriksakan kehamilan, Anda juga perlu meminta pendapatnya apakah perlu tambahan resep ataukah tidak.

Apabila Anda terbiasa merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol, sebaiknya hentikanlah segera. Menghentikan dua kebiasaan di atas merupakan hadiah terbaik yang dapat Anda berikan pada calon buah hati Anda.

Apabila Anda punya rencana untuk mewarnai rambut, sebaiknya tundalah dan tunggu sampai masa kehamilan selesai atau terlewati. Meski hasil riset atas hal ini tidak mempermasalahkan ibu hamil mengecat rambutnya, namun kebanyakan dokter obstetri dan ginekologi menyarankan agar ibu hamil tidak mengecat rambutnya selama masa kehamilan.

Untuk mengatasi rasa mual, Anda bisa mengkonsumsi pisang di pagi hari. Perut yang kosong menjadikan rasa sakit terasa semakin berat. Setelah itu, jalani hari dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, seperti roti atau crackers. Anda juga bisa mengkonsumsi biskuit jahe, atau minuman yang segar seperti salad, jus jeruk, atau teh mint untuk mengurangi rasa mual.

Apabila di malam hari Anda sudah merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya tidak usah menunda waktu tidur. Kalau pun memang ada pekerjaan rumah yang masih perlu diberesi, Anda bisa meminta suami atau pembantu untuk membereskannya. Istirahat yang cukup pada malam hari dapat membantu Anda bangun dengan segar di keesokan harinya, agar Anda juga bisa menjalankan kegiatan olahraga ringan.

Pada awal kehamilan, apalagi pada kehamilan pertama, tidak sedikit ibu hamil yang sangat mengkhawatirkan kemungkinan keguguran. Sebaiknya singkirkan kecemasan atau kekhawatiran itu, karena dapat mengganggu kebahagiaan kehamilan Anda. Yang penting Anda tetap menjaga kesehatan dengan baik, dan menjalani masa kehamilan dengan kegembiraan. 

Lebih dari itu, keguguran terjadi karena ketidaknormalan, karenanya sering kali hampir tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya. Karenanya pula, tidak ada alasan untuk menyalahkan diri sendiri jika hal itu sampai terjadi.

Bulan kedua:

Perhatikan makanan Anda. Ada beberapa jenis makanan yang bisa mengganggu janin Anda. Sebaiknya hindari jeroan yang mengandung vitamin A tinggi, karena dapat berpotensi mengakibatkan cacat lahir. 

Telur mentah dan setengah matang juga perlu dihindari, karena dapat meningkatkan risiko keracunan makanan. Kemudian, sushi, sashimi, juga keju lunak atau soft cheese sebaiknya juga tidak dikonsumsi, karena mungkin mengandung listeria, bakteri yang bisa menyebabkan kelahiran prematur. 

Pada waktu kehamilan, sel-sel pigmen pada kulit bekerja lebih giat karena pengaruh hormon-hormon kehamilan, sehingga ibu hamil pun jadi sangat sensitif pada paparan sinar UV. Karena itu sangat dianjurkan agar ibu hamil lebih sering dan lebih banyak mengoleskan tabir surya pada kulit.

Pada waktu sepuluh minggu pertama masa kehamilan, biasanya varises menyerang. Untuk mencegahnya, Anda dapat mengenakan stoking khusus yang bisa didapatkan di toko-toko alat kesehatan, atau Anda bisa mengkonsultasikan hal ini pada dokter Anda untuk mendapatkan resep salep yang direkomendasikan.

Bulan ketiga:

Kebanyakan ibu hamil mengalami kekurangan zat besi, sehingga cepat lelah. Meski kekurangan zat ini tidak secara langsung mempengaruhi kesehatan dan kekuatan janin, namun sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi, agar kebugaran dan kekuatan tubuh senantiasa terjaga. 

Makanan dengan zat besi tinggi misalnya sereal, roti gandum, bayam, kol, cokelat, atau biji-bijian. Minum jus jeruk pada waktu makan juga dapat membantu tubuh mengoptimalkan kerja zat besi dalam tubuh.

Bulan keempat:

Pada masa ini, rasa mual yang pada mulanya biasa menyerang kini sudah reda, dan selera makan Anda pun sudah normal kembali. Hanya saja, kondisi kehamilan kadang menimbulkan rasa malas makan. 

Untuk mengatasinya, ingat-ingatlah bahwa Anda tidak hanya makan untuk diri sendiri, namun juga untuk bayi Anda. Selain itu, perbanyaklah makan sayur, buah-buahan, dan makanan yang banyak mengandung karbohidrat, protein, serta kalsium.

Apabila Anda bekerja, pastikanlah ruang kerja Anda bebas asap rokok, nyaman, bebas sentuhan zat kimia, dan tidak memaksa tubuh Anda untuk mengangkat barang-barang berat.

Baca lanjutannya: Untuk Ibu Hamil: Tips Sehat Kehamilan dari Bulan ke Bulan (Bagian 2)