Untuk Ibu Hamil: Tips Mengatasi Berbagai Keluhan Selama Kehamilan (Bagian 1)


Berikut ini adalah beberapa keluhan dan masalah yang biasa terjadi selama kehamilan, dan bagaimana cara mengatasinya.

Pusing dan sakit kepala

Munculnya gangguan pusing dan sakit kepala yang sering menghinggapi ibu hamil pada umumnya disebabkan karena faktor fisik, akibat rasa lelah, lapar, mual, dan tekanan darah yang rendah. 

Pusing dan sakit kepala juga sering disebabkan karena faktor emosi, yakni karena adanya perasaan tegang atau stres. Selain itu, peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga dapat menyebabkan rasa pusing ketika ibu hamil berpindah posisi (misalnya dari duduk ke posisi berdiri).

Untuk mengatasi pusing dan sakit kepala sebagaimana di atas, Anda bisa mengikuti saran berikut:

Ketika merasa pusing dan sakit kepala, sebaiknya beristirahatlah sejenak, dan tinggalkan pekerjaan atau aktivitas yang sedang dilakukan. Setelah pusing dan sakit kepala reda atau hilang, Anda bisa melanjutkannya.

Hindari melakukan gerakan yang tiba-tiba atau tergesa-gesa, dan usahakan untuk selalu tenang dan santai.

Sebisa mungkin buanglah perasaan tertekan atau hal-hal berat yang menganggu pikiran yang bisa membuat Anda stres atau depresi.

Apabila sakit kepala terasa semakin berat dan terus-menerus, sebaiknya hubungi dokter secepatnya. Sakit kepala yang hebat pada waktu kehamilan merupakan salah satu tanda bahaya kehamilan.

Rasa lelah dan mengantuk

Perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh ibu hamil juga dapat menyebabkan rasa lelah dan mengantuk. Di luar itu, kinerja dari beberapa organ vital semisal ginjal, jantung, dan paru-paru, juga memunculkan rasa lelah dan mudah mengantuk.

Meningkatnya kinerja organ-organ di atas terjadi karena tidak saja untuk mencukupi kebutuhan si ibu, melainkan juga untuk kepentingan pertumbuhan dan perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya. Selain itu, perut ibu hamil yang makin membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan juga memberikan beban tersendiri bagi tubuh si ibu, sehingga mudah memunculkan rasa lelah.

Untuk mengatasi rasa mudah lelah dan mengantuk, Anda bisa mengikuti saran berikut:

Penuhi kebutuhan tubuh Anda atas kebutuhan karbohidrat, karena ini merupakan zat pemasok utama bagi energi. Dengan karbohidrat yang cukup, tubuh akan relatif lebih kuat dan tidak mudah lelah.

Agar tubuh dapat semaksimal mungkin memanfaatkan kandungan manfaat karbohidrat yang Anda asup, konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat yang mudah dicerna.

Apabila merasa mengantuk, dan keadaan memungkinkan untuk beristirahat, sebaiknya segera tidur saja. 

Hindari memaksakan diri untuk terus beraktivitas. Apabila tubuh terasa lelah, segeralah beristirahat. Pekerjaan atau aktivitas Anda bisa dilanjutkan setelah tubuh segar kembali.

Pucat atau anemia

Pucat karena anemia atau kurang darah adalah masalah yang juga sering terjadi pada ibu hamil. Hal ini terjadi karena kepekatan darah merah berkurang dibanding biasanya.

Keadaan pucat disebabkan karena kurangnya hemoglobin dalam darah, karena pada waktu hamil kebutuhan hemoglobin si ibu akan meningkat, karena adanya janin dalam kandungannya. 

Selama kehamilan, jumlah hemoglobin dalam darah yang baik adalah tidak kurang dari 11 gram. Kekurangan darah sewaktu hamil dapat mengakibatkan masalah, semisal terjadinya keguguran, melahirkan bayi prematur, atau bayi lahir dengan berat badan yang rendah. 

Untuk mengatasi masalah anemia, Anda dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, semisal hati.

Sering buang air kecil

Pada awal kehamilan, ibu hamil biasanya sering buang air kecil. Sebenarnya ini bukan masalah, dan merupakan sesuatu yang normal. Seringnya buang air kecil tersebut disebabkan karena rahim yang menekan kandung kemih, dan karena terjadinya perubahan hormonal yang juga menyebabkan peningkatan volume darah, sehingga menyebabkan ginjal memproduksi cairan.

Masalah sering buang air kecil ini biasanya akan berkurang dengan sendirinya ketika memasuki trimester kedua kehamilan, karena pada masa ini pertumbuhan rahim ke arah perut. Pada masa kehamilan trimester ketiga, masalah sering buang air kecil akan terjadi lagi, karena pada masa ini pertumbuhan janin semakin besar, dan akan kembali menekan kandung kemih. 

Dalam menghadapi masalah di atas, beberapa saran berikut dapat Anda ikuti:

Sebaiknya jangan menahan keinginan untuk buang air kecil, karena hal tersebut dapat menyebabkan infeksi saluran kencing. 

Meski Anda mungkin sedikit repot karena harus sering ke kamar mandi untuk untuk buang air kecil, namun tetaplah minum dalam jumlah yang cukup, dan jangan berupaya menguranginya.

Seringnya buang air kecil menyebabkan kondisi daerah vagina menjadi lembap, karenanya jagalah kebersihan daerah vagina Anda.

Baca lanjutannya: Untuk Ibu Hamil: Tips Mengatasi Berbagai Keluhan Selama Kehamilan (Bagian 2)