Tips Mengurangi Gula Tambahan, agar Tubuh Selalu Sehat dan Bugar


Gula tambahan dipercaya sebagai salah satu penyebab utama obesitas dan masalah kesehatan lainnya. Yang menjadi masalah, orang sering kali tdiak menyadari adanya gula tambahan ketika sedang menyantap makanan atau menyesap minuman yang dibelinya.

Sebenarnya, gula terdapat secara alami di dalam makanan sehat, meski gula juga ditambahkan ke dalam berbagai jenis makanan dan minuman dengan tujuan untuk mempermanis rasa. Makanan atau minuman yang memiliki gula tambahan dalam jumlah banyak bisa dibilang tidak ada manfaanya bagi tubuh, kecuali menambah kalori, dan kadang memiliki nilai gizi rendah. 

Semua jenis gula—alami maupun buatan—adalah karbohidrat sederhana yang digunakan tubuh sebagai energi. Gula tambahan biasanya terdapat dalam makanan yang juga mengandung solid fat atau lemak padat. Keduanya meliputi 35 persen dari total kalori yang dibutuhkan dalam satu hari.

Panduan diet yang diterbitkan oleh U.S. Department of Agriculture di Amerika merekomendasikan agar hanya 5-15 persen gula tambahan plus lemak padat dari total kalori harian yang boleh dikonsumsi. Meski panduan itu terbit di Amerika, namun saran yang terdapat di dalamnya relevan bagi orang yang tinggal di negara mana pun. 

Karenanya, jika ingin mengurangi gula tambahan dalam menu sehari-hari, berikut beberapa tip yang bisa dilakukan:
  • Kurangi minuman soda non-diet.
  • Batasi konsumsi permen dan permen karet.
  • Pilihlah sereal dengan hati-hati. Sereal dapat mengandung gula tambahan.
  • Sebagai dessert, pilihlah buah segar dan bukan cake, biskuit, pai, atau makanan manis lainnya.
  • Untuk buah kalengan, pilihlah yang direndam dalam air atau jus, bukan sirup.
  • Biasakan anak-anak Anda minum lebih banyak susu atau air putih, dan kurangi jus buah atau minuman buah lainnya.
  • Kurangi makanan pelengkap yang mengandung banyak gula, seperti sirup, selai, dan jeli.
  • Hati-hati ketika menyantap dessert yang terbuat dari susu, seperti es krim dan yoghurt manis.
  • Hindari teh manis dan kopi yang dicampur sirup, gula, dan topping berasa manis lainnya.
  • Seringlah mengonsumsi sayuran, buah, keju rendah lemak, dan yoghurt rendah lemak rendah kalori.
  • Kenali apa saja yang termasuk dalam gula tambahan, agar lebih hati-hati.