Tips Menghindari Kecurangan Pengisian Bensin di SPBU


Sudah berkali-kali muncul berita mengenai aksi kecurangan yang terjadi di SPBU. Aksi kecurangan itu biasanya dilakukan dengan cara mengurangi jumlah bahan bakar yang mestinya disalurkan ke tangki kendaraan pembeli. Akibatnya, bahan bakar yang didapat pembeli jumlahnya tidak sesuai dengan yang dibeli.

Kasus-kasus itu makin marak terjadi akhir-akhir ini, sehingga para pemilik kendaraan perlu hati-hati saat mengisi bahan bakar di SPBU. Untuk hal itu, beberapa tips berikut ini bisa diperhatikan.

1. Perhatikan Meteran Mulai dari Nol

Ketika akan mengisi bahan bakar di SPBU, pengendara wajib meminta petugas SPBU memulai meteran dari nol. Meski banyak SPBU yang telah menerapkan hal tersebut sebagai salah satu prosedur utama. Namun tidak ada salahnya, pembeli mengingatkan petugas SPBU. Hal ini untuk menghindari kecurangan.

2. Selalu Awasi Lajunya Meteran

Meski meteran sudah dimulai dari nol, pembeli bahan bakar tidak ada salahnya mengawasi lajunya meteran SPBU. Hal ini untuk mengamati jika ada praktek kecurangan yang lain. 

Pernah ada kasus orang membeli bensin untuk mobilnya, dan mendapati angka di meteran bukan melaju secara normal, tapi “melompat”. Hasilnya, dari angka 50.000 bisa tiba-tiba langsung naik menjadi 80.000. Karena, pastikan angka di meteran benar-benar berjalan secara normal.

3. Kenali kapasitas tangki bahan bakar kendaraan

Pengendara wajib mengenali kapasitas kendaraannya. Hal ini untuk menghindari praktek kecurangan yang terjadi pada pengemudi Nissan Serena. Sehingga ketika mengisi bahan bakar hingga penuh, pengemudi bisa memastikan sesuai dengan kapasitas. Bila tak sesuai dan menemui kejanggalan, pemilik kendaraan bisa mengadu ke suplayer bahan bakar.

4. Menggoyangkan Tangki Bahan Bakar

Selalu mengisi bahan bakar dengan menggoyangkan tangki bahan bakar. Kiat ini agar tangki terisi sempurna ketika diisi bahan bakar, karena kemungkinan ada udara yang masuk saat posisi miring. 

Pada kendaraan roda dua, pengisian juga bisa dilakukan dengan posisi standar tengah atau tegak. Hal ini untuk memaksimalkan pengisian bahan bakar selain menggoyangkan tangki bahan bakar.

5. Melapor ke Suplayer Bahan Bakar

Jika pengendara menemukan aksi kecurangan, segera laporkan praktek kecurangan oleh SPBU ke suplayer bahan bakar. Jika produk lokal, pemilik kendaraan bisa melaporkan pada Pertamina dengan menghubungi contact center 1 500 000. Hal serupa juga bisa dilakukan untuk bahan bakar merek lain.