Tips Aman Menghadapi Jalan Menurun untuk Pengendara Skutik


Melakukan perjalanan di jalan raya tidak selalu nyaman, karena aspal tidak selalu rata. Selain kadang ada yang berlubang di sana-sini, ada pula tanjakan dan jalanan yang menurun. Ketika menanjak, kita biasanya harus bersusah-payah memainkan gas. Sementara ketika melewati jalan yang menurun, apalagi curam, kita pun bersusah-payah dengan rem.

Terkait hal itu, para pengendara skutik atau skuter matik kadang kebingungan ketika menghadapi jalanan menurun. Hal itu dilatari karena skutik tidak memiliki transmisi gigi manual. Pada motor manual, menurunkan gigi transmisi bisa dilakukan sebagai upaya menurunkan kecepatan, sembari menekan rem ketika melewati jalanan menurun. Bagaimana dengan skutik? 

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengungkapkan, yang perlu dipahami adalah upaya memperlambat laju motor skutik, terutama dengan cara engine brake.

"Bagi orang awam agar dipahami, skutik juga punya engine brake meski tidak seoptimal motor transmisi manual. Untuk proses perlambatan, baik di turunan maupaun jalan biasa, sebenarnya sama," ucap Jusri.

Jusri mengungkapkan, yang perlu diperhatikan adalah saat pengemudi menutup tuas gas secara penuh dan putaran mesin berada di bawah 2.000 rpm, akan membuat motor skutik mengalami free wheel atau los. Ini seperti fenomena di motor manual saat tuas kopling ditekan.

Maka disarankan bagi pengendara skutik untuk tidak menutup penuh tuas gas saat di turunan. Ini agar ada tambahan perlambatan selain dari rem.

"Selain itu, usahakan ubah mindset pengendara. Jangan baru melakukan pengereman saat masuk turunan. Lakukan jauh sebelum turunan, perlambat laju motor," ucap Jusri.

Maka, ketika di jalanan menurun, pengendara dapat melakukan pengereman yang merata. Pertama di rem depan, lalu belakang. Bagi kerja kedua rem agar tidak ada yang dominan, serta tidak menutup tuas gas secara penuh.

"Jangan tarik rem saat berbelok, bisa terjatuh. Intinya, gunakan pandangan mata dan pengetahuan mengenai rute dalam perjalanan. Kita antisipasi jauh sebelum turunan," tambah Jusri.