Ted Kaczynski, Sosok Jenius Mengagumkan yang Tak Dikenal Dunia


Dia memiliki IQ 168. Dia masuk Harvard di usia 16 tahun. Dia menjadi asisten profesor di UC Berkeley ketika berusia 25 tahun. (Untuk referensi, di usia ini kebanyakan orang bahkan belum menyelesaikan gelar doktor mereka).

Para profesor yang mengajarnya di University of Michigan sangat mengaguminya— contohnya, George Piranian dikutip mengatakan, "Tidaklah cukup untuk menyebutnya pintar", dan Peter Duter mengatakan, “Dia adalah orang yang tak biasa. Dia tidak seperti mahasiswa S2 lainnya. Dia lebih fokus pada kerjaannya. Dia sangat terdorong untuk mengungkap kebenaran matematika.”

Pada disertasi gelar doktornya, yang berjudul "Boundary Functions" (dalam cabang analisis kompleks yang disebut teori fungsi geometris), memenangkan Penghargaan Sumner B. Myers di sekolahnya pada tahun 1967, yang dikenal sebagai disertasi matematika terbaik di sekolah tersebut pada tahun itu.

Wakil ketua Calvin C. Moore mengatakan pada tahun 1996 bahwa dengan tesisnya yang mengagumkan dan catatan publikasinya - dia mencapai semua ini di umur 26 tahun, ketika dia pensiun - "dia bisa melompati semua pangkat dan menjadi anggota senior di fakultas ini sekarang".

Menurut Joel Shapiro, sesama mahasiswa dan profesor sekarang, “Ketika kami hanya sedang berusaha untuk menyusun penyataan yang logis dalam berargumentasi, Ted dengan diam menyelesaikan soal-soal dan menciptakan matematika baru. Seakan-akan dia bisa menulis puisi sedangkan kami masih belajar grammar.”