Ribuan Tahun Lalu, Manusia Berduel dengan Makhluk Raksasa


Apakah kita pernah mendengar legenda yang menceritakan bahwa di masa lampau ada pertarungan manusia dengan makhluk raksasa? Ternyata, kisah itu bukan hanya khayalan tanpa bukti. Karena, berdasarkan temuan terbaru, para peneliti menemukan fosil jejak kaki unik yang menceritakan bagaimana manusia masa lampau bertarung dengan kungkang raksasa.

Fosil jejak kaki tersebut ditemukan di White Sands National Monument, New Mexico, AS. Jejak kaki yang terfosilkan di atas dataran garam White Sands National Monument itu menunjukkan bahwa seekor kungkang raksasa dibuntuti oleh manusia yang bertujuan memburunya.

"Kisah yang bisa kami baca dari jejak kaki ini adalah sekelompok manusia membuntuti jejak kaki kungkang," ujar Matthew Bennet, profesor ilmu lingkungan dan geografi di Bournemouth University, Inggris, yang merupakan anggota tim peneliti.

"Dan ketika kungkang itu teralihkan perhatiannya, seseorang lainnya mencoba membunuhnya. Ini adalah kisah yang menarik dan tertulis di jejak kaki yang ditemukan," terangnya, dikutip dari Reuters.

Selain jejak manusia yang membuntuti kungkang, para peneliti juga menemukan lebih banyak lagi jejak manusia lain. Hal ini membuat para peneliti mengambil kesimpulan bahwa manusia tersebut bekerja secara berkelompok. Satu tim bekerja mengalihkan perhatian kungkang, dan tim lainnya bertugas membunuh hewan tersebut.

Para peneliti menjelaskan, jika ada bentuk lingkaran pada bekas jejak-jejak kaki kungkang, maka pasti dapat ditemukan jejak-jejak kaki manusia yang membuntutinya. Sementara, jika tidak ada jejak kaki manusia mengikuti jejak kaki kungkang, maka bentuk lingkaran tersebut tidak ada, yang artinya kungkang terus berjalan lurus tanpa gangguan.

Jejak-jejak melingkar kungkang tersebut menunjukkan bahwa hewan itu berupaya menghindar dari serangan manusia.

Bennet dan tim menggunakan teknik model 3D, untuk mempelajari lebih jauh lagi fosil jejak kaki kungkang tersebut. Ia menggunakan kamera digital biasa untuk mengambil 22 gambar berbeda dari fosil tersebut, kemudian gambar-gambar itu disatukan menjadi suatu model 3D dengan bantuan komputer.

"Temuan ini menunjukkan pada kita, bagaimana manusia zaman lampau telah memburu hewan raksasa ini, dan juga bahwa mereka melakukannya secara rutin," papar Bennet. "(Kami) mendapatkan dua set fosil jejak kaki yang saling berinteraksi, serta menunjukkan perilaku ekologi yang sangat langka." 

Kungkang raksasa sendiri merupakan hewan yang bisa tumbuh setinggi sekitar dua meter. Masing-masing kungkang raksasa punya dua cakar di bagian kaki depan, dan hidup pada 11 ribu tahun lalu. 

Banyak peneliti meyakini, kepunahan kungkang raksasa adalah akibat perburuan berlebihan yang dilakukan oleh manusia.