Misteri Penemuan Mumi Alien di Peru: Benarkah Alien Pernah Berkunjung ke Bumi?


Penemuan mumi keluarga Firaun mungkin sudah terdengar biasa, karena sering terjadi. Namun, ilmuwan di Peru menemukan sesuatu yang mungkin tak biasa, dan tak sering terjadi. Yaitu mumi makhluk misterius, yang hanya memiliki tiga jari. Penemuan mumi itu membingungkan sekaligus mengejutkan, sehingga para ilmuwan mempercayai bahwa mumi itu bukan manusia, melainkan alien.

Mumi yang dipercaya sebagai alien itu ditemukan di sebuah pemakaman terpencil di Nazca, Peru. Berdasarkan laporan laman Express.co.uk, para ilmuwan telah mengerjakan proyek untuk membuktikan bahwa nenek moyang pernah dikunjungi oleh alien. 

Ahli radiologi Peru, Raymundo Salas Alfaro, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemindaian data computer assisted test (CAT) 3, mumi yang telah ditemukan itu pernah hidup.

"Masing-masing dari mumi tersebut telah dianalisis kepadatan tulangnya, dan dinyatakan makhluk hidup," ujar dia. Mumi itu berbentuk aneh, berukuran pendek, memiliki kulit seperti reptil, berkepala layaknya alien, dan memiliki 3 jari tangan dan kaki. Situs teori konspirasi Gaia.com menyebut mumi itu asli.

"Ini penemuan yang sangat mengejutkan, pelestariannya luar biasa, terutama bagian tulang makhluk kecil ini, dan bagian dasar tengkorak memiliki ciri khas tersendiri," kata Alfaro. "Secara ilmiah, kita bisa membuktikan tengkorak makhluk ini memiliki rongga kranial yang mirip manusia, namun memiliki beberapa perbedaan."

Alfaro menunjukkan gambar kubah tengkorak sebagai dasar tengkorak, serta bagian otak dan bagian leher, tulang belakang, tulang kerah, serta rongga toraks. "Tentu saja mereka ada, ini bukan palsu," ujar Alfaro singkat.

Ilmuwan lain, yang juga menjabat deputi direktur lembaga riset fisik dari St. Petersburg, Rusia, Konstantin Korotkov, memberi nama Maria terhadap mumi berkepala aneh itu, dan telah melakukan beberapa langkah penelitian.

"Pertama adalah membuktikan bahwa mumi tersebut asli, bukan plastik ataupun kertas. Selanjutnya, kami melakukan penanggalan karbon dan menganalisis struktur tubuhnya, lalu melakukan pemindaian CAT yang membuktikan bahwa tubuh itu asli, dan terakhir mencari bagaimana cara kerja tangan dan kaki dengan tiga jari," kata Korotkov.

Hasil tes menunjukkan bahwa tangan dan kaki ketiga mumi tersebut memiliki komposisi kimia DNA yang sama dan diperkirakan seumuran. Korotkov tidak memiliki keraguan, karena menurutnya ketiga jari tersebut bagian dari tubuhnya dan terbukti nyata.

Seorang jurnalis Meksiko, yang tergabung dalam penelitian Jamie Mausaan, menyatakan bahwa apa yang ditemukan adalah perubahan dunia. Menurut dia, mereka dapat membuktikan bahwa di bumi ada dua jenis makhluk, yaitu seukuran manusia dan lebih mirip dengan reptil.

"Jika terbukti nyata, kita memiliki enam mayat dengan jenis yang sama, ini cukup sebagai bukti untuk mempertimbangkan kasus ini secara nyata," ujar Mausan.