Meski Enak dan Praktis, Kopi Sachet juga Mengandung Bahaya: Ini Penjelasan Dokter


Banyak orang yang menyukai kopi, bahkan minuman itu kini telah menjadi bagian dari gaya hidup. Karenanya, saat ini ada banyak kedai kopi yang dibangun dengan ruangan unik, yang menarik pengunjung untuk ngopi. 

Selain bisa menikmati kopi di kedai khusus kopi, kita juga bisa menikmati kopi yang dibuat sendiri di rumah. Kalau tidak ingin repot, kita bahkan bisa memanfaatkan kopi sachet yang banyak tersedia di pasaran. Tinggal seduh di gelas, kopi yang enak pun siap dinikmati.

Kenyataannya, kopi sachet juga telah sangat populer, dan dikonsumsi banyak orang. Di mana pun, dari warung sampai swalayan, tersedia kopi sachet berbagai merek dan aneka rasa. Meski enak dan praktis, namun sebaiknya kita juga mewaspadai bahaya yang bisa ditimbulkan dari kopi sachet.

Mulyani Anny Suryani Gultom SsPD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospital, mengatakan, "Kopi sachet itu kan banyak beredar di pasaran. Itu mengandung satu sendok makan gula pasir. Jadi kalau minum dua-tiga kali sehari, bisa dibayangkan berapa banyak konsumsi gulanya.”

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam sehari tubuh kita hanya boleh mengonsumsi gula sekitar dua sendok makan. Padahal, dalam sehari seseorang tak hanya mengonsumsi kopi melainkan juga makanan lainnya. Terlebih saat ngopi di kedai kopi, biasanya orang-orang juga akan membeli cemilan kue.

Dengan demikian, Mulyani menegaskan perlunya pembatasan minum kopi "sachet" tak lebih dari dua bungkus per hari. "Jadi harus kita batasi. Kecuali kita menggunakan pemanis buatan yang rendah kalori," tuturnya.