Menghasilkan Banyak Uang dari Media Sosial, Bagaimana Caranya?


Di dunia bisnis, khususnya lagi di dunia bisnis internet, setidaknya ada dua cara mudah untuk menghasilkan uang. Pertama adalah menjual barang, dan yang kedua adalah menjual jasa. 

Menghasilkan uang dengan menjual barang tentu harus memiliki modal berupa barang yang bisa diperjualbelikan. Semakin bagus, unik, langka, dan banyak dibutuhkan orang, maka barang itu pun memiliki potensi tinggi untuk terjual banyak.

Sementara menjual jasa lebih tergantung pada seberapa besar pengaruh seseorang bagi orang lain. Kalau di dunia nyata, orang yang menjual jasa biasanya seorang ahli dalam bidang tertentu. Orang-orang yang membutuhkan keahliannya bisa mengontraknya, dan dengan cara itu para ahli tersebut bisa mendapatkan uang dari jasa atau keahliannya.

Di dunia maya, menjual jasa bisa dilakukan orang yang tidak punya keahlian tertentu. Tapi syarat pentingnya adalah memiliki pengaruh. Di dunia maya, khususnya di media sosial, pengaruh seseorang bisa dilihat dari banyak atau sedikitnya pengikut yang ia miliki di platform media sosial yang ia punya.

Jejaring sosial, seperti Instagram, YouTube, Pinterest, dan Facebook merupakan platform dengan pengguna aktif terbesar di Indonesia. Salah satu contoh platform media sosial terbesar di Indonesia adalah YouTube, yang mencapai 49 persen pengguna dari jumlah pengguna aktif media sosial di Tanah Air, yang mencapai 106 juta pengguna.

Tak hanya YouTube, platform media sosial lain pun banyak dimanfaatkan pengguna di Indonesia, seperti Instagram dan Twitter, yang juga memiliki ratusan juta pengguna aktif. Pengguna kedua media sosial tersebut kian masif dalam melakukan interaksi sosial melalui daring.

Besarnya pengguna dan pegiat media sosial, tak lepas dari apa yang bisa didapat dari platform tersebut, salah satunya adalah ladang penghasilan untuk influencer. Berbeda dengan metode e-dagang, media sosial bisa menghasilkan uang tanpa harus berjualan. Para influencer yang memiliki pengikut ribuan dan jutaan di media sosial bisa mendatangkan uang dari sponsor, endorsement (dukungan), dan iklan.

Semakin banyak pengikut yang dimiliki seorang influencer, semakin besar pula pundi-pundi uang yang diterima. Di sini, influencer akan mendapatkan penghasilan dengan nominal yang cukup besar. 

Sebagai contoh, pengguna YouTube dengan pengikut 100 ribu hingga 500 ribu, mendapatkan USD12.500 (Rp166,9 juta). Yang memiliki lebih dari 7 juta pengikut, memiliki penghasilan USD300 ribu (sekitar Rp4 miliar).