Mengenal Buah Carica dan Manfaatnya yang Luar Biasa untuk Kesehatan


Mungkin Anda mengerutkan kening mendengar nama buah ini. Carica memang bukan buah populer, dan bisa jadi Anda belum pernah mengenalnya. Pohon carica juga hanya tumbuh di dataran-dataran tinggi, atau memiliki suhu dingin di pegunungan.

Bentuk buah carica mirip pepaya, namun berukuran lebih kecil. Pohonnya juga mirip pohon pepaya, dan daging buahnya juga mirip buah pepaya, dengan warna kuning terang. Karena kerap tumbuh di dataran tinggi atau wilayah pegunungan, carica pun sering dijuluki “pepaya gunung”. 

Yang agak membedakan carica dengan pepaya adalah, carica memiliki getah yang cukup tebal. Sebelum dikonsumsi, carica biasanya dicuci hingga tiga kali untuk menghilangkan getah yang terdapat pada buah tersebut. Selain itu, getah pada carica dapat menyebabkan gatal dan iritasi jika disentuh.

Buah carica pertama kali ditemukan di Amerika. Pada saat ini, carica telah tumbuh di Indonesia, namun hanya terbatas pada sedikit wilayah, di antaranya di dataran tinggi Dieng dan Wonosobo. Karena langkanya buah ini, carica pun bisa dibilang sulit ditemukan di supermarket, tidak sebagaimana buah lain umumnya.

Selain dapat dimakan sebagai buah segar, carica juga dapat diolah untuk selai, manisan, sirup, keripik, hingga dodol. Warga Wonosobo, misalnya, banyak yang menjadikan makanan berbahan baku carica sebagai industri rumahan.

Seperti umumnya buah lain, carica mengandung banyak serat yang baik bagi tubuh. Carica juga memiliki kandungan vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, enzim papain, dan kalsium. Berikut ini aneka manfaat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi buah carica.

Membantu kesehatan kulit

Carica mengandung vitamin C yang membantu membentuk kolagen dalam tubuh. Kolagen berfungsi menjaga kesehatan dan kehalusan kulit, sehingga terhindar dari keriput atau penuaan dini, baik pada kulit wajah maupun bagian tubuh lain. Karena kenyataan itu, mengonsumsi carica sama artinya menjaga kesehatan kulit dari dalam tubuh.

Selain itu, carica juga memiliki kandungan vitamin E yang membantu melindungi kelembapan kulit, serta memberi perlindungan kulit dari cahaya UV matahari.

Memberi kesegaran tubuh

Orang-orang yang biasa mengonsumsi buah carica biasanya lebih suka menikmati carica yang telah diolah, daripada mengonsumsi carica sebagai buah yang belum diolah. 

Alasannya sederhana, karena rasa asli carica cenderung asam. Setelah diolah, carica pun dapat dinikmati dengan rasa yang lebih baik. Bagi yang biasa menikmati carica, olahan buah ini dipercaya dapat memberi kesegaran bagi tubuh.

Di Amerika, carica sering dijadikan sebagai bahan pembuat minuman yang dapat menghangatkan tubuh.

Melancarkan pencernaan

Kandungan serat dan vitamin C yang tinggi dalam buah carica memiliki khasiat dalam melancarkan pencernaan. Carica juga dapat membersihkan usus secara alami, menghilangkan bakteri yang jahat, serta membantu menyeimbangkan keasaman atau pH pada usus kita.

Menyehatkan mata

Buah carica juga mengandung vitamin A, yang dapat membantu kesehatan mata. Karenanya, carica dapat dijadikan sebagai pengganti wortel, khususnya kalau Anda tidak menyukai wortel. Terkait hal ini, carica terkenal sebagai sarana untuk mengatasi masalah rabun senja, yaitu gangguan pada mata (kurang tajam melihat) saat cuaca mulai gelap.

Mendukung metabolisme

Nutrisi serat dan aneka vitamin, juga kalsium dalam carica membantu metabolisme tubuh, sehingga lebih kuat dan terhindar dari serangan virus serta bakteri. Kandungan vitamin B kompleks pada carica mempunyai fungsi utama dalam metabolisme tubuh, hingga bisa menghasilkan tenaga yang lebih prima.

Menghindarkan kanker

Dengan kandungan vitamin C dan antioksidan yang tinggi, carica dapat membantu menangkal radikal bebas serta beragam jenis virus. Carica juga dipercaya dapat menghindarkan kanker, khususnya kanker payudara.