Makanan dan Minuman yang Harus Dijauhi Selama Masa Menyusui


Makanan-makanan yang baik dikonsumsi kadang perlu dijauhi oleh ibu yang sedang menyusui, karena dapat menyebabkan beberapa efek yang tidak diinginkan pada bayi. Ikan tuna, misalnya, termasuk makanan yang baik. Namun, bagi ibu yang sedang menyusui, tuna termasuk makanan yang sebaiknya dijauhi.

Berikut ini beberapa makanan yang perlu dijauhi atau diwaspadai oleh ibu selama masa menyusui. Daftar berikut ini hanya bersifat pelengkap. Bagaimana pun, Anda perlu mengonsultasikan pada dokter atau bidan Anda, mengenai makanan apa saja yang perlu dijauhi, karena kadang orang mengidap sesuatu yang tidak diidap orang lainnya.

Ikan 

Beberapa jenis ikan yang umumnya dapat mengandung logam berat merkuri dengan kadar tinggi, seperti hiu, makarel, juga tuna, sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 170 gram per minggu. 

Merkuri bisa merusak sistem saraf dan otak si kecil dalam masa perkembangannya. Sebaiknya, ibu yang menyusui mengonsumsi ikan segar dan yang berukuran kecil.

Alkohol, rokok, dan kafein

Kafein tidak hanya terdapat dalam kopi, tapi juga pada cokelat, teh, beberapa makanan ringan, bahkan obat. Selama menyusui, sebaiknya hindari kafein, alkohol, dan rokok.

Ibu yang menyusui masih dapat mengonsumsi kopi satu cangkir sehari. Namun, sebagian bayi dapat mengalami gangguan kesehatan akibat kafein yang dikonsumsi ibu, karena diteruskan melalui ASI. 

Bila si kecil menjadi lebih aktif, sukar tidur dan rewel karena mengalami kolik, sebaiknya Anda menghindari minuman dan makanan yang mengandung kafein. Sebaliknya, air putih atau jus buah adalah minuman terbaik untuk ibu menyusui.

Selain makanan-makanan yang disebutkan di atas, Anda juga perlu memperhatikan untuk tidak mengonsumsi obat apa pun yang tidak diresepkan atau direkomendasikan dokter Anda. Berikut ini beberapa makanan lain yang juga perlu diwaspadai.
  • Makanan pedas.
  • Pemanis buatan seperti sakarin dan aspartam.
  • Makanan dengan pengawet buatan.
  • Daging berlemak. Lemak pada daging umumnya menyerap toksin atau racun.
  • Makanan yang membuat Anda alergi.
  • Makanan instan atau cepat saji.
  • Kurangi konsumsi karbohidrat dari nasi, dan ganti dengan karbohidrat kompleks yang terdapat pada beras merah.
  • Kurangi konsumsi jeruk dan lemon. Jika mengonsumsi jeruk dan lemon menyebabkan bayi Anda rewel, coba ganti asupan vitamin C dengan buah lain seperti mangga atau pepaya.