Kisah Stephen Hawking Mengalahkan Penyakitnya dan Menginspirasi Dunia


Dia lahir pada 8 Januari 1942, dan dia tak bisa membaca dengan benar sampai umurnya 8 tahun.

Dia adalah siswa rata-rata yang sempurna dan semua orang tahu apa yang diharapkan darinya, tetapi ia ingin lebih dari itu… dia menginginkan semua cinta, dan kebenaran yang sangat penting.

Dia mendapat nilai bagus pada ujiannya, dan masuk ke Oxford untuk belajar fisika di usia 17 tahun, dan lulus dengan kehormatan.

Hanya saja pada saat semuanya terlihat baik dan benar, ia terjatuh pada saat bermain seluncur es, dan ia divonis penyakit degeneratif yang disebut Amyothophic Lateral Sclerosis (ALS), dan ia diberitahu bahwa hidupnya tinggal tersisa 2 tahun lagi.

Dia menjadi seorang pria yang berjuang untuk hidupnya, untuk keluarganya (istri dan anak), dan untuk kebenaran. Dan dia mengisi dunia dengan hal-hal itu.

Kecerdasan adalah sebuah kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan.

Dia menjadi Stephen Hawking, satu dari pemikir paling cerdas yang pernah hidup. Dia divonis mati pada tahun 1980, tetapi dia menutuskan untuk bertahan dan berjuang untuk membangun dunia yang lebih baik untuk semua orang, dia memilih untuk tak melihat sisi gelap dari kondisi dirinya sendiri.