Kisah Perjalanan Hidup John Nash, Ilmuwan Jenius yang Menderita Schizophrenia


Pernah menonton film A Beautiful Mind? Film yang dibintangi oleh Russel Crow itu sangat memukau, mengisahkan seorang pria bernama John Nash, penderita Schizophrenia yang genius dan mendapatkan hadiah Nobel. Tokoh John Nash benar-benar ada di dunia nyata, dan dia memang ilmuwan yang brilian, meski mengidap Schizophrenia.

John Forbes Nash Jr. lahir pada 13 Juni 1928, dan dikenal sebagai matematikawan Amerika Serikat yang ahli dalam bidang teori permainan dan geometri diferensial. Ia berbagi Hadiah Nobel Ekonomi 1994 dengan dua ahli teori permainan lainnya, Reinhard Selten dan John Charles Harsanyi.

Menjadi pemenang beasiswa Westinghouse, ia menempuh Institut Teknologi Carnegie, di mana ia menerima gelar sarjana dan gelar master pada 1948. Dari Pittsburgh, ia ke Universitas Princeton, di mana ia berkarya dalam teori kesetimbangannya. Ia menerima gelar Ph.D pada 1950 dengan disertasi permainan non-kooperasi. 

Tesis itu, yang ditulis di bawah pengawasan Albert W. Tucker, memuat definisi dan sifat dari apa yang kemudian disebut kesetimbangan Nash. Studinya pada subyek ini menimbulkan 3 artikel:

"Equilibrium Points in N-person Games", diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences (AS) (1950); 

"Two-person Cooperative Games" (Januari 1953), juga dalam Econometrica. 

John Nash juga mengerjakan karya penting dalam wilayah manipol (struktur ruang yang kompleks):

"Real algebraic manifolds", (1952) Ann. Math. 56 (1952), 405–421 (Lihat pula Proc. Internat. Congr. Math., 1950, (AMS, 1952), pp. 516–517).

Ia terkenal dalam budaya umum sebagai tokoh dalam film Hollywood, A Beautiful Mind, tentang kejeniusan matematisnya, dan perjuangannya melawan penyakit mental.