Inilah Maud Wagner, Tato Artist Wanita Pertama di Dunia


Seiring perkembangan zaman, tato juga mengalami perkembangan. Jika sebelumnya tato hanya dibuat segelintir orang, kini banyak orang yang juga suka mentato tubuhnya. Jika sebelumnya tato identik dengan kaum pria, kini para wanita pun mulai bikin tato di tubuh mereka.

Seperti perkembangan dalam bentuk lain, perkembangan tato dimulai oleh seseorang yang berani mengenalkan tato secara luas, hingga seperti sekarang. Dalam hal ini, satu nama yang patut disebut sebagai orang yang ikut mengenalkan tato secara lebih luas di dunia adalah Maud Wagner, seorang wanita yang hidup di zaman Victoria.

Kebanyakan wanita yang hidup selama masa Victoria agak tertutup, sangat menjaga sikap dan anggun, selalu berpakaian sopan, dan berpikir tato adalah untuk para pria. Tapi, Maud Wagner membuktikan kepada semua orang bahwa wanita pun bisa memakai tato dan tetap terlihat cantik, dan yang terpenting masyarakat tidak perlu menilai tidak bermoral hanya karena sebuah tato.

Maud adalah orang yang menarik, bukan hanya karena tubuhnya yang bertato tapi juga karena profesinya. Dia bekerja di sebuah sirkus keliling, di mana dia bertemu dengan suaminya, Gus Wagner, seorang seniman tato yang cukup terkenal.

Menurut cerita, mereka memulai hubungan pacaran diawali saling mempelajari tehnik tato bersama-sama. Wagner mengajari Maud bagaimana membuat tato, dan tak butuh waktu lama dia menjadi seorang artis tato.

Tatto di tubuh Maud memiliki arti yang berbeda-beda, ada yang patriotik, melambangkan hewan, seperti monyet, ular, singa, dan kupu-kupu. Dia pun menjadi 'kecanduan' dengan tato dan dikenal luas oleh masyarakat sebagai Inked Woman.

Setelah beberapa tahun berpacaran, pasangan bertato tersebut menikah. Mereka memiliki seorang anak perempuan yang terlahir juga sebagai seniman tato (tattoo artist). Anak perempuan tersebut mulai memiliki tato pada usia 9 tahun, dan menjadi seniman tato atas kemauannya sendiri.

Maud dan Gus, setelah menikah, akhirnya meninggalkan sirkus dan mulai membuka usaha pembuatan tato di rumahnya, di daerah Vaudeville. Maud pun dikenal sebagai artis tato wanita pertama di Amerika. Dia menguasai industri tato dan menyebarkan tren tato secara jauh lebih luas.

Maud meninggal pada tanggal 30 Januari 1961, pada usia 84 tahun. Dia dikenang sebagai wanita luar biasa yang memiliki keberanian untuk mengajarkan bahwa tato bukan hanya untuk kalangan pria.