Hasil Studi: Tidur Malam ternyata Membantu Mempertajam Daya Ingat


Kurang tidur bisa membuat Anda mudah lupa—itu benar. Sebaliknya, tidur yang cukup akan membantu kemampuan daya ingat. 

Kenyataan itulah yang diungkap dalam penelitian yang dilakukan para peneliti di Swiss, yang menemukan bahwa tidur pada malam hari memberi dampak yang dramatis dalam mendukung fungsi otak pada keesokan harinya. Tidur malam, kata peneliti, dapat memperkuat hubungan antara sel-sel saraf otak, tempat terjadinya proses belajar dan mengingat.

Dalam presentasi di Konferensi Federation European Neuroscience Societies, para peneliti dari University of Geneva menjelaskan penelitian tersebut. Para relawan yang dilibatkan dalam riset diajari suatu permainan, dan kepada mereka juga ditunjukkan berbagai gambar yang harus diingat baik-baik. 

Pada permainan tersebut, partisipan harus mengikuti titik-titik yang bergerak pada sebuah layar komputer menggunakan joy stick.

Para relawan yang terlibat dibagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama diperbolehkan tidur secara normal selama 8 jam, kelompok kedua tidak diperkenankan tidur malam, sementara kelompok ketiga hanya diperbolehkan tidur siang.

Pada hari berikutnya, semua relawan diminta mengulang kemampuan mengikuti titik-titik pada layar dan menyebutkan gambar-gambar sambil otak mereka dipantau sejenis alat pemindai, menggunakan teknik functional magnetic resonance imaging (fMRI). 

Hasilnya, partisipan yang cukup tidur pada malam hari menunjukkan kemampuan lebih baik dari kelompok lain, dan hal itu terefleksi dari aktivitas otak mereka.

Dr. Sophie Schwartz, pemimpin penelitian tersebut, menyatakan, “Hasil studi kami mengungkapkan, suatu periode tidur yang diikuti pengalaman baru dapat mengonsolidasikan serta memperbaiki dampak pembelajaran dari suatu pengalaman berikutnya. Perbaikan itu terlihat dari perubahan aktivitas otak pada daerah tertentu yang menandakan relevansi dari materi yang dipelajari.”

Dia juga menambahkan, tidur dapat membantu otak mengonsolidasikan pengalaman yang telah dipelajari, serta memperkuat memori yang melemah seiring berjalannya waktu. 

Kenyataan ini tentu bisa menjadi masukan bagi siapa pun yang selama ini mungkin mudah lupa. Siapa tahu hal itu dilatarbelakangi kekurangan tidur. Hasil studi ini juga bisa menjadi pengingat bagi para orang tua yang memiliki anak-anak yang masih sekolah atau kuliah. Tidur yang cukup akan membuat mereka lebih mampu mengingat dan memahami pelajaran-pelajaran yang mereka terima.