Botswana, Negara Paling Stabil dan Paling Maju di Afrika


Negara-negara di Afrika kerap diidentikkan dengan perang dan kerusuhan, bahkan kemiskinan dan keterbelakangan. Namun tidak begitu dengan Botswana. Meski sama-sama berada di Afrika, Botswana konsisten mendapat peringkat tinggi untuk kebijakan sosial yang progresif, dan sistem peradilan yang efektif.

Botswana juga senantiasa masuk dalam jajaran salah satu negara dengan pemerintahan terkuat di Afrika. Terutama dalam perannya menangani korupsi.

Setelah serangkaian skandal di awal tahun 1990-an, pemerintah Botswana membentuk Directorate of Corruption and Economic Crime (DCEC) pada 1994. Direktorat yang tegas menyelidiki dan mengadili para pejabat yang terlibat korupsi di sana.

Selain itu, sebagai produsen berlian terbesar di dunia, pendapatan nasional Botswana dari penambangan telah terbagi dengan baik di seluruh wilayah. Tak heran, negara ini secara regional menduduki peringkat tertinggi dalam penilaian World Bank dan Rule of Law Index.

Untuk kebebasan individu dan berpendapat, Botswana juga patut ditiru. Menjunjung tinggi kebebasan pers dan hak kepemilikan pribadi, dan punya rekor bagus untuk penegakan hak asasi manusia.

"Kami adalah negara yang percaya dan mempraktikkan 'Ntwa kgolo ke ya molomo', yang berarti ‘perselisihan diselesaikan secara efektif dengan memperdebatkannya sampai pada sebuah kesimpulan dan bukan dengan pergi berperang’," ujar Sehenyi Tlotlego, koordinator filantropi untuk perusahaan safari, Sanctuary Retreats.

Dengan populasi penduduk yang tidak padat, Botswana menaungi beberapa wilayah gurun terbesar di Afrika. Pariwisata berbasis safari dikontrol secara ketat, karena merupakan sumber pendapatan penting, yang memenuhi 12 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). 

Sebagian besar dana yang diperoleh dari industri pariwisata digunakan kembali untuk perlindungan kawasan safari, pengelolaan satwa liar, dan pembiayaan unit anti-perburuan.

"Botswana telah mendirikan dan mendukung salah satu unit anti-perburuan terkuat di Afrika," sanjung Tlotlego. Pria ini patut bangga, sebab negaranya juga memiliki salah satu program pengobatan paling maju di Afrika.