Apakah Kita Perlu Mengundang Mantan ke Acara Pernikahan? Ini Pertimbangannya


Bisa jadi Anda berencana menikah saat ini, dan sedang memikirkan apakah Anda akan mengundang mantan Anda atau tidak. 

Bisa jadi, sebelum berjodoh dengan pasangan yang sekarang—yang akan menikah dengan Anda—sebelumnya Anda menjalin hubungan spesial dengan orang lain, dan kini sedang menimbang-nimbang apakah Anda perlu mengundang mantan Anda ke acara pernikahan Anda atau tidak.

Pertimbangan terkait hal ini mungkin memang penting. Pasalnya, meski mungkin terkesan sepele, namun mengundang mantan ke acara pernikahan bisa jadi masalah tersendiri.

Di media sosial, pernah beredar video yang mungkin lucu bagi sebagian orang, namun juga tragis bagi sebagian yang lain. Video itu memperlihatkan sepasang mempelai yang sedang duduk di acara resepsi pernikahan, dan ada seorang wanita yang sedang menyanyi. Tiba-tiba, mempelai pria bangkit dari tempat duduknya, dan memeluk di perempuan yang sedang menyanyi. Belakangan diketahui bahwa si wanita yang menyanyi itu mantan si mempelai pria.

Menyaksikan video itu, sebagian pihak berpendapat sang pria belum bisa move on. Yang lainnya menyalahkan si wanita yang hadir di pernikahan mantan kekasihnya.

Menyaksikan kejadian ini, psikolog klinis dewasa, Pingkan Cynthia Belinda Rumondor, berpendapat kemungkinan si mempelai pria dan sang mantan masih punya isu yang belum terselesaikan. 

Menurut Pingkan, isu yang belum selesai sebaiknya jadi pertimbangan untuk mengundang mantan di hari pernikahan. Jika ingin mengundang mantan, Pingkan mengingatkan untuk memikirkan baik-baik beberapa hal. 

"Bila ada pikiran membuat mantan cemburu atau membalas mantan, tanyakan kepada diri sendiri, sampai kapan mau memikirkan mantan? Kalau ada hal yang ‘belum selesai’ dalam diri Anda terkait dengan mantan, ada baiknya selesaikan sebelum menikah," terang dosen dan psikolog klinis di Klinik Jurusan Psikologi Universitas Bina Nusantara ini kepada media. 

Posisi mantan juga perlu jadi pertimbangan, misalnya mantan adalah teman sekantor atau teman kuliah, dan Anda merasa perlu mengundangnya sebagai teman, sah-sah saja. Asalkan Anda memberitahukan hal ini kepada calon suami atau istri, dan tidak mengharapkan atau memikirkan kedatangan mantan.

"Ingat, saat ini ia hanya teman kantor atau kuliah," ucap Pingkan.

Yang tak kalah penting adalah perasaan dan persetujuan pasangan ketika Anda ingin mengundang mantan.