6 Saran Terkenal Seputar Diet yang Ternyata Hanya Mitos


Jangan makan lemak kalau mau cepat langsing. Saran semacam itu mungkin sering terdengar saat Anda diet dengan tujuan mengurangi berat badan. Tapi itu cuma mitos. Faktanya, meski akan menurunkan berat badan, lemak tetap diperlukan.

Pada diet memang dibatasi lemak, terutama lemak jenuh, sehingga perlu hindari makanan yang digoreng atau bersantan, jeroan, kue-kue, dan lain-lain.

Akan tetapi, tubuh tetap memerlukan lemak. “Biasanya disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak lemak tidak jenuh, yaitu dari ikan laut, minyak kanola atau minyak zaitun yang ditambahkan ke makanan," jelas dr Cindyawati Pudjiadi, SpGK, MS, seorang ahli gizi keluarga. 

Berikut ini 5 hal yang ternyata hanya mitos diet yang tidak perlu dipercaya.

1. Makan Sehari Sekali

Masih ada yang percaya makan sehari sekali akan membuat berat badan cepat turun. Tapi alih-alih membuat badan lebih kurus, makan sehari sekali malah bisa membuat seseorang makan makanan tinggi kalori.

"Makan hanya satu kali dalam sehari sebaiknya dihindari karena akan membuat seseorang menjadi terlalu kelaparan dan akan mengkonsumsi berbagai makanan dengan kalori tinggi," ujar dr Cindy.

2. Tidak Sarapan Pagi Bagus untuk Diet

Ada yang beranggapan melewatkan sarapan pagi justru bagus untuk diet. Padahal tanpa sarapan, gula darah bisa turun. Akibat dari rendahnya gula darah ini adalah konsentrasi terganggu, lemas, dan mudah marah. Demikian dikutip dari Anita Kamal dalam buku Cara Benar Diet.

Kerap kali orang yang tidak sarapan mengatasi rasa lapar dengan makan makanan kecil. Tapi sering disadari makanan kecil yang bentuknya kering dan ringan justru memiliki kalori yang banyak. Dengan begitu berat badan bisa saja naik.

Tanpa sarapan, bisa jadi seseorang kelaparan sehingga malah makan banyak di saat makan siang. Selain upaya penurunan berat badan tidak efektif, metabolisme tubuh yang normal tidak akan bisa menerima pola makan yang tidak teratur semacam itu.

3. Minum Air Putih Dingin Bikin Tubuh Melar

Mungkin Anda juga pernah mendengar 'peringatan' agar jangan minum air putih dingin supaya tubuh tidak melar. Ini adalah mitos. Sebab air putih tidak mengandung kalori jadi tidak akan menyebabkan tubuh gemuk. Demikian dikutip dari buku 'Cara Benar Diet'.

Air es memang tidak dianjurkan diminum setelah makan karena bisa menyebabkan makanan sulit dicerna akibat sari makanan menggumpal oleh air es.

Namun karena air putih tidak menyumbang kalori, maka tidak akan menyebabkan timbunan lemak. Selain itu konsumsi air putih yang berlebihan akan dikeluarkan melalui urin.

4. Telur Meningkatkan Kolesterol

Walaupun telur mengandung kolesterol, tubuh kita memvariasikan jumlah kolesterol itu, sehingga cukup untuk membuatnya berkurang jika kita makan telur.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Surrey, menemukan bahwa setelah diet dengan makan dua telur sehari selama 12 minggu, tidak ada subjek tes yang meningkat kadar kolesterolnya.

Dan selain rendah kalori (75 kalori dalam sebutir telur rebus), telur juga mengandung vitamin D, vitamin B-12 dan nutrisi lainnya.

5. Makan Alpukat Bikin Gemuk

Alpukat memang buah yang mengandung lemak tinggi. Namun mengonsumsi alpukat tidak akan membuat gemuk karena lemak dalam buah ini berbentuk lemak tidak jenuh tunggal.

Menurut Dr Zubairi Djoerban dalam buku 'Cegah Sejak Dini', mengonsumsi alpukat 200 gram per hari terbukti tidak meningkatkan berat badan, justru menurunkan kolesterol.

Sebuah penelitian melaporkan bahwa pria yang tiga bulan makan alpukat, kadar kolesterol LDL-nya akan turun sampai 12 persen.

Alpukat akan bikin gemuk jika dimakan dengan tambahan gula dan susu kental manis.

6. Minum Air Perasan Jeruk Nipis Langsung Langsing

Banyak orang yang tidak kuat dengan jeruk nipis yang asam, sehingga menambahkan banyak gula dalam air perasan buah tersebut. Akibat konsumsi gula ini, tentu tubuh bukannya langsing tapi malah terjadi sebaliknya.