5 Musisi Dunia yang Pernah Berprofesi sebagai Guru


Meraih profesi yang cocok kadang membutuhkan perjalanan berliku. Seseorang kadang harus menjajal suatu profesi atau bahkan beberapa profesi terlebih dulu, untuk kemudian sampai pada profesi yang diimpikannya, atau yang benar-benar membuatnya nyaman.

Jalan berliku juga dilalui para musisi dunia sebelum meraih sukses di industri musik. Lima musisi dunia ini pernah menjajal profesi mulia sebagai guru, sebelum akhirnya terkenal sebagai penyanyi.

1. Roberta Flack

Siapa yang tak mengenal lagu 'Killing Me Sofly with His Song'? Meski dipopulerkan pada 1974, lagu tersebut masih hidup hingga kini. Nah, Roberta Flack adalah penyanyi pertama yang mengenalkan lagu tersebut ke dunia.

Sebelum dikenal sebagai penyanyi, Roberta yang baru berusia 15 tahun berkuliah di Howard University dengan beasiswa.

Roberta kemudian menjadi satu-satunya guru berkulit hitam di sebuah sekolah di Maryland. Ketika lulus kuliah, Robertasudah berangan-angan untuk meniti kariernya sebagai penyanyi, sayang kematian sang tercinta menunda mimpinya.

Ia kembali mengajar musik dan bahasa Inggris di North Carolina. Sembari mengajar, Roberta bernyanyi di bar dan klab. Tak lama setelah itu kepiawaian Roberta bernyanyi pun diketahui banyak orang. Dan karier musiknya bermula dari situ.

2. Art Garfunkel

Selain dikenal sebagai solois, Art Garfunkel sempat sangat ngetop dengan duo bentukannya, Simon and Garfunkel. Lirik-lirik lagu mereka yang puitis berasal dari latar belakang pendidikan Art yang memang jempolan. Ia bergelar sarjana dan master.

Sembari menuai sukses karier bermusiknya, Art juga mengambil gelar PhD di bidang matematika. Setelah Simon and Garfunkel bubar, ia kembali mengajar. Ia menghabiskan beberapa bulan sekitaran 1971 untuk mengajar matematika di sebuah SMU di Connecticut.

3. Gene Simmons 'KISS'

Gene Simmons pentolan KISS pernah jadi guru SD. Gene menjadi guru sebelum ia membentuk band legendaris tersebut pada 1973. Ia mengajar anak kelas 6 SD di Spanish Harlem, New York City. 

Gene pun mengulang nostalgia menjadi guru saat tampil di acara TV Inggris, 'Rock School'. Dalam acara tersebut ia membentuk band rock beranggotakan murid-murid dari sbuah sekolah asrama.

4. Sheryl Crow

Sheryl Crow lahir dari keluarga musisi. Sang ayah pemain trompet sementara ibunya mengajar piano. Ia pun memilih untuk kuliah musik di University of Missouri. Ketimbang langsung rekaman, Sheryl malah memilih untuk berbagi ilmu yang dimiliki pada generasi muda. Peraih sembilan piala Grammy itu bekerja sebagai guru musik untuk murid SD dari senin hingga jumat dan bernyanyi di akhir pekan.

Karier bermusiknya pun bermula ketika mengisi jingle iklan peralatan sekolah. Setelah itu karier musiknya meningkat, ia menjadi penyanyi latar untuk Michael Jackson dan Stevie Wonder sebelum merilis karier bermusiknya sendiri pada sekitar 1990.

5. Sting

Di awal karier bermusiknya, Sting bergelut di genre jazz. Ia bermain muaik sepanjang akhir pekan dan liburan. Karier bermusiknya tak begitu bagus kala itu, Sting pun menjadi guru selama dua tahun sejak 1974 di kampung halamannya, Newcastle, Inggris.

Pria bernama asli Gordon Sumber itu lalu pindah ke London dn mendirikan The Police. Ternyata band tersebut sukses besar. Salah satu single The Police bertajuk 'Don’t Stand So Close To Me' bercerita tentang perasaan terlarang seorang murid perempuan pada gurunya. Banyak yang menduga itu adalah pengalaman pribadi Sting ketika mengajar dulu, tapi ia membantahnya.