Untuk Ibu Hamil: Panduan Merawat Mulut dan Gigi Selama Kehamilan


Hasil riset yang diterbitkan oleh Journal of Periodontology menyatakan bahwa perawatan yang baik atas kesehatan mulut dan gigi pada ibu hamil dapat menurunkan risiko terserang pre-eklampsia (keracunan kehamilan) sebesar 5 sampai 8 persen.

Kemudian, hasil riset Academy of General Dentistry menunjukkan bahwa ibu hamil yang menderita gangguan kesehatan mulut dan gigi (periodental desease) berisiko 3 sampai 5 kali lebih besar untuk melahirkan bayi prematur (kurang bulan), sementara ibu hamil yang menderita infeksi gusi memiliki kemungkinan 6 kali lebih tinggi untuk melahirkan bayi prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah. 

Selain itu, Journal of Periodontology juga menyebutkan bahwa terapi penyembuhan gangguan kesehatan mulut dan gigi yang diderita para ibu hamil dapat menurunkan angka kelahiran bayi prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah, sebesar 68 persen. 

Jika melihat hasil-hasil riset di atas, kita pun melihat betapa pentingnya perawatan kesehatan mulut dan gigi bagi ibu hamil. Karenanya, berikut ini tip yang perlu diperhatikan ibu hamil untuk merawat kesehatan mulut dan giginya selama kehamilan:

Mengingat gusi jadi lebih rentan selama kehamilan, sebaiknya gunakanlah sikat gigi yang memiliki bulu sikat lebih lembut.

Gosoklah gigi dengan hati-hati, paling tidak dua kali sehari, dengan pasta gigi yang mengandung fluoride.

Bersihkan sela-sela gigi dengan dental floss.

Setelah menyikat gigi dengan baik, berkumurlah dengan obat kumur yang mengandung antiseptik, sesuai aturan.

Apabila gusi terasa tidak nyaman, misalnya sedikit membengkak, cobalah untuk berkumur dengan air es.

Penuhi kebutuhan tubuh atas zat-zat gizi. Sebisa mungkin, hindari atau kurangilah konsumsi makanan dan minuman yang manis-manis.

Berkonsultasilah ke dokter gigi sebelum, selama, dan setelah kehamilan.