Tips untuk Ibu Hamil yang Akan Melakukan Perjalanan (Bagian 2)


Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Tips untuk Ibu Hamil yang Akan Melakukan Perjalanan - Bagian 2). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Apabila Anda terlalu lama berdiri pada posisi kaki yang sama, maka dapat timbul rasa pusing atau kram pada kaki. Hal ini disebabkan karena darah terpusat pada bagian bawah tubuh, sehingga menghambat aliran oksigen ke otak. Pada ibu hamil, keadaan semacam itu bisa mengakibatkan pingsan.

Meski tidak secara langsung menimbulkan risiko bagi bayi Anda, namun bagaimana pun juga hal tersebut memberikan risiko bagi Anda. Karenanya, usahakan untuk selalu melakukan gerakan sesering mungkin. 

Apabila naik kendaraan umum, cobalah menggerakkan tumit atau kaki Anda, atau lakukan peregangan pada betis agar sirkulasi darah mengalir lancar. Hal ini juga dapat Anda lakukan jika menggunakan kendaraan pribadi, ketika kondisi jalan raya sedang macet.

Duduk

Apabila Anda naik kendaraan pribadi, maka urusan duduk selama dalam perjalanan mungkin tidak masalah, karena Anda bisa mempersiapkan tempat duduk senyaman mungkin. Tapi kalau Anda naik angkutan umum, urusan satu ini bisa menjadi masalah, karena tidak menutup kemungkinan Anda kehabisan tempat duduk.

Apabila hal itu yang terjadi, sebaiknya Anda tidak berdiri dan menunggu seseorang menawarkan tempat duduknya bagi Anda. Kalau memang tempat duduk sudah habis, akan lebih baik jika Anda meminta seseorang untuk memberi Anda tempat duduk. Dengan kondisi kehamilan Anda, orang yang Anda minta tentunya akan memaklumi.

Duduk selama perjalanan sangat penting bagi ibu hamil, karena selain akan terasa lebih nyaman, juga mencegah jatuh atau pingsan.

Menyetir kendaraan

Ini khusus jika Anda mengendarai mobil untuk perjalanan pergi atau pulang dari tempat kerja. Selama menyetir, berkendaralah dengan aman, dan jangan lupa untuk menggunakan sabuk pengaman.

Pada waktu akan berangkat di pagi hari, Anda bisa meminum secangkir teh hangat, untuk mencegah kelelahan selama dalam perjalanan. Selain itu, jangan lupa membawa ponsel, sehingga Anda mudah menghubungi suami atau keluarga, apabila terjadi hal-hal penting dan darurat.

Apabila Anda merasa lelah pada sore hari setelah kerja, sebaiknya beristirahatlah dulu sejenak seusai kerja sebelum mulai berkendara untuk pulang. Atau, Anda bisa menumpang mobil teman, atau menggunakan kendaraan umum yang nyaman, untuk mencegah Anda menyetir dalam keadaan lelah.

Mengatasi perut mual

Pada masa awal kehamilan, masalah perut mual biasa terjadi, dan perjalanan kadang menjadikan masalah mual ini bertambah parah. Karena hal ini, ada kalanya ibu hamil mengatasinya dengan cara tidak makan sama sekali dengan tujuan agar tidak mual atau muntah.

Tentu saja cara di atas bukanlah cara yang baik. Karenanya, sebaiknya usahakan perut Anda tetap terisi walaupun sedikit, sebelum berangkat kerja. Untuk menghindari kemungkinan munculnya mual dan muntah, Anda bisa memakan beberapa keping crackers asin. Melakukan perjalanan dengan kondisi perut terisi akan lebih nyaman dibanding dalam kondisi perut kosong sama sekali.

Selain itu, kalau memang pada waktu akan berangkat Anda hanya makan sedikit, usahakan untuk membawa persediaan makanan ringan dalam tas Anda, sehingga Anda dapat menikmatinya selagi dalam perjalanan.