Tips untuk Ibu Hamil yang Akan Melakukan Perjalanan (Bagian 1)


Pada zaman sekarang, banyak orang yang bekerja di suatu kota atau wilayah tertentu, namun tidak bertempat tinggal di kota tersebut, atau memiliki tempat kerja yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggalnya. 

Akibatnya, perjalanan pergi dan pulang kerja pun menjadi perjalanan yang cukup panjang. Ditambah dengan situasi serta kondisi jalan raya yang makin padat, perjalanan itu pun akan terasa lebih berat bagi ibu hamil.

Selama kehamilan, kondisi tubuh mengalami perubahan, khususnya ketika kehamilan semakin besar. Dalam bentuknya yang ringan saja, misalnya, sering buang air kecil. Kondisi ini tentunya akan merepotkan bagi ibu hamil yang setiap hari harus melakukan perjalanan sampai beberapa jam. Belum lagi kemungkinan atas perubahan kondisi tubuh lainnya.

Karenanya, apabila Anda termasuk warga yang juga harus melakukan perjalanan cukup jauh atau cukup lama setiap hari sebagaimana digambarkan di atas, dan saat ini Anda sedang hamil, maka Anda perlu ekstra hati-hati dalam mengaja diri dan kandungan, agar tetap aman dan nyaman selama dalam perjalanan. Berikut ini tip yang bisa Anda ikuti.

Pakaian

Hindari pakaian yang ketat dan hak sepatu tinggi, dan pilihlah pakaian serta sepatu yang nyaman.

Pakaian atau stoking yang ketat, juga sepatu yang kekecilan atau terlalu tinggi, dapat menjadikan sirkulasi darah terhambat, juga menyebabkan bengkak dan rasa tidak nyaman, khususnya di daerah kaki dan telapak kaki.

Selain itu, penggunaan sepatu hak tinggi juga menimbulkan risiko terjatuh dan terpeleset pada wanita hamil. Hal ini disebabkan karena wanita hamil memiliki pusat gaya gravitasi yang berbeda dari orang pada umumnya.

Sarapan

Selalu upayakan untuk sarapan, meski dalam jumlah sedikit.

Meninggalkan sarapan, apa pun alasannya, bisa berbahaya bagi ibu hamil. Rasa lapar pada pagi hari bisa berdampak buruk pada ibu dan bayi, serta akan membuat Anda pusing dan lemah karena kurangnya energi.

Karenanya, meski mungkin Anda harus menyesuaikan waktu dengan jadwal bus atau kereta api, tetaplah sarapan untuk memberi energi pada tubuh Anda. Meminum segelas susu dengan setangkup roti dan buah dapat dijadikan pilihan sarapan Anda. 

Atau, kalau memang sangat terburu-buru, Anda bisa sarapan dengan makanan ringan yang sehat terlebih dulu, baru nanti makan sesampai di tempat kerja. 

Minum Air

Pada waktu akan berangkat, sebaiknya tidak meminum terlalu banyak air. Sebagai gantinya, minumlah segelas kecil susu atau air putih, dan nanti baru banyak minum setelah sampai di kantor atau tempat kerja.

Selama hamil, tubuh membutuhkan banyak cairan. Namun, meski begitu, Anda akan repot selama di perjalanan bila banyak minum saat akan berangkat, karena Anda akan harus sering buang air kecil. Jika Anda menahannya, maka Anda jadi tidak nyaman, dan hal itu (menahan buang air kecil) dapat menimbulkan infeksi kandung kemih, atau bahkan masalah ginjal.

Karenanya, akan lebih baik jika Anda tidak terlalu banyak minum pada waktu berangkat, dan baru minum dalam jumlah banyak setelah Anda sampai di tempat kerja, dimana kamar kecil akan mudah dijangkau dan tidak merepotkan Anda.

Postur dan Posisi Tubuh

Selama perjalanan, hindari berada pada satu posisi kaki yang sama terus-menerus. Usahakan untuk berubah-ubah posisi kaki untuk menahan tubuh Anda. Selain itu, cobalah beberapa gerakan peregangan kaki untuk memperlancar aliran darah pada kaki.

Baca lanjutannya: Tips untuk Ibu Hamil yang Akan Melakukan Perjalanan (Bagian 2)