Tips Mengatasi Rambut Bercabang yang Pecah-pecah


Memiliki rambut panjang tentu lebih merepotkan dibanding memiliki rambut pendek. Selain perawatannya yang lebih rumit, rambut panjang juga rentan terkena masalah, semisal rambut yang bercabang atau pecah-pecah. Karenanya, memiliki rambut panjang yang sehat dan terawat baik benar-benar menjadi kebanggaan wanita.

Rambut yang bercabang biasanya muncul seiring dengan pertumbuhan rambut. Hal ini terjadi karena minyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak bawah kulit kepala tidak sampai ke ujung rambut, sehingga ujung rambut pun “pecah”. Biasanya, ujung rambut akan jadi lebih kering dan rapuh, dibanding bagian tengah atau akar rambut.

Selain itu, masalah rambut bercabang juga dapat disebabkan karena pewarnaan rambut dan penggunaan shampo yang tidak sesuai dengan kondisi rambut. Bisa pula karena sikat rambut dan sisir yang kualitasnya tidak mendukung rambut Anda. Lalu bagaimana cara mengatasi masalah rambut bercabang?

Cara yang paling mudah dalam mengatasi masalah ini biasanya dengan memotong rambut. Tapi ini belum tentu cara yang disukai, khususnya bagi wanita yang sengaja memanjangkan rambutnya. 

Tetapi, jika tingkat “kerusakan” yang terjadi sudah tergolong parah, maka memotong rambut adalah solusi terbaik. Karena apabila rambut semakin panjang, maka kerusakannya dapat semakin panjang pula, yang akibat akhirnya mengharuskan Anda memotong rambut lebih panjang.

Lakukanlah perawatan rambut dengan kondisioner atau krim. Apabila dilakukan secara rutin seminggu sekali, perawatan ini dapat membantu jika rambut Anda rapuh dan cenderung pecah akibat penggunaan hair dryer atau akibat proses pelurusan atau pengeritingan.

Lakukan steam secara rutin untuk rambut Anda, setiap 8 sampai 12 minggu sekali jika rambut Anda panjang, atau 6 minggu sekali jika rambut Anda pendek. Potonglah bagian ujung rambut yang pecah-pecah dengan model layer. Model ini dapat menghilangkan rambut yang pecah-pecah tanpa Anda harus kehilangan sebagian besar rambut.

Hindari pemakaian hair dryer terlalu sering, juga menyikat atau menyisir rambut. Gunakanlah sikat rambut atau sisir yang berkualitas baik. Selain itu, hindari menggunakan sisir yang beberapa bagian giginya sudah hilang.