Misteri Penemuan Dua Makam Berusia 2.500 Tahun di Mesir


Sebuah misi arkeologi Spanyol menemukan dua makam yang berdekatan di Kegubernuran Minya Mesir Hulu yang berasal dari Dinasti Saite (664-525 SM). Penemuan dari misi Spanyol ini diumukan oleh Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir.

Misi dari Universitas Barcelona di Spanyol ini menemukan sisa-sisa dua orang tak dikenal dengan penemuan emas di salah satu makam, kata Mostafa Waziri sekretaris jenderal Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir.

Di dalam makam, ditemukan peti mati yang terbuat dari batu kapur dengan penutup berbentuk seorang wanita, dan di samping peti mati juga ditemukan jenazah yang belum diidentifikasi.

Studi pendahuluan mengungkapkan bahwa makam itu sebelumnya pernah dibuka pada zaman kuno, kata Waziri.

Sementara itu, makam kedua benar-benar tertutup dan proses pembukaannya dilakukan untuk yang pertama kali.

Direktur Penggalian misi, Hassan Amer, mengatakan bahwa pihaknya menemukan peti mati batu kapur di makam kedua dengan tengkorak manusia dalam kondisi yang masih baik.

Mesir telah mendapati beberapa penemuan arkeologi skala besar dalam beberapa tahun terakhir di berbagai bagian negara, termasuk makam firaun, patung, peti mati dan mumi.