Misteri Manusia Terbang yang Menghebohkan Inggris


Sebuah pesawat penumpang, Airbus 320, sedang terbang di langit Inggris, ketika tiba-tiba muncul sosok manusia terbang yang menjajari pesawat tersebut, dan melesat sangat cepat, hingga mampu mendahului laju pesawat. 

Pilot pesawat melihat keberadaan sosok manusia terbang tersebut, dan hanya bisa tercengang. Para penumpang pesawat juga melihat hal sama, dan mereka semua juga sama tercengang. 

Karena peristiwa itu terjadi sangat cepat, keberadaan manusia terbang itu pun masih misterius. Penyelidik The Airprox Board, bagian dari Otoritas Penerbangan Inggris, belum mampu mengungkap peristiwa yang membuat pilot pesawat tercengang itu.

Peristiwa aneh sekaligus misterius itu terjadi pada 2014 silam. Namun, sampai sekarang, Airpox Board tetap tidak mampu mengungkapnya.

Pejabat Airprox bahkan menyebut itu merupakan kasus yang telah membuat frustrasi, karena tidak ada cara untuk membuktikan kebenaran laporan ini. Airprox menambahkan bahwa awak pesawat ‘tidak bisa memastikan bahwa itu bukan balon berbentuk orang atau bukan’. 

Pada Juni itu, penumpang pesawat Airbus 320 dilaporkan melihat 'manusia terbang' saat berada di ketinggian 3.500 kaki di langit utara Inggris. Sosok misterius itu hanya berjarak 100 hingga 200 meter dari pesawat. Pilot pesawat dilaporkan hanya bisa tertegun, karena melihat sosok itu melesat, mendahului pesawat.

Peristiwa itu terjadi saat pesawat berada di langit Macclesfield. Ketika pesawat hendak mendarat di Bandara Mancchester. Saat itulah seisi Airbus 320 menjadi geger karena melihat seorang pria terbang di sisi kiri pesawat.

Pilot pesawat mengatakan, tak ada tanda-tanda apapun yang terlihat di radar saat pria misterius itu melintas. Pemeriksaan lebih lanjut pun tak menemukan adanya paraglider, parasut, maupun balon udara yang melintas di dekat pesawat.

“Mereka pertama kali melihat objek beberapa ratus meter dalam posisi arah pukul sebelas, dengan jarak 200 sampai 300 kaki di atas,” demikian pernyataan The Airprox Board.

Pria misterius itu melintas di bagian kiri pesawat, hingga berjarak antara 200 hingga 300 meter. “Awak pesawat hanya melihatnya sekilas, tidak ada waktu untuk menghindar, dan mereka berasumsi itu orang yang terbang di bawah kanopi. Tapi tidak ingat apakah ada kanopi.”

“Ini misteri yang lengkap, dan tak bisa diungkapkan,” demikian kata ahli penerbangan, Chris Yates.