Misteri Kutukan Mengerikan dari Makam Firaun Tutankhamun


Tutankhamun adalah salah satu Firaun yang pernah memerintah Mesir, sekian ribu tahun yang lalu. Makamnya tersimpan dalam komplek pemakaman raka-raja Mesir, The Valley of the Kings. Belakangan, di zaman modern, para arkeolog menemukan makamnya, dan kutukan mengerikan dimulai.

Semenjak ditemukannya makam Tutankhamun, teror yang menelan korban manusia mulai berjatuhan, baik masuk akal maupun tak masuk akal. Kematian pertama dan paling mengundang minat masyarakat dunia adalah kematian asisten arkeolog bernama Lord Carnarvon. 

Dia adalah orang yang pertama kali membuka makam Tutankhamun. Beberapa bulan kemudian, kematiannya diteliti, dan kesimpulannya pada pipi korban ditemukan ada bekas infeksi gigitan nyamuk. Kejadian aneh lainnya, ketika Lord Carnarvon meregang nyawa, semua lampu di rumahnya tiba-tiba mati tanpa diketahui sebabnya.

Korban berikutnya, Sir Bruce Ingham, mati setelah menerima sebuah kertas berbentuk mirip gelang, yang melekat pada tangan mumi. Anehnya, di kertas itu tertulis, "Terkutuklah orang yang menggerakkan tubuhku. Dia akan datang dengan api, air, dan sampar". 

Sir Bruce Ingham telanjur menerimanya, dan kejadian aneh yang muncul adalah rumahnya tiba-tiba terbakar habis tanpa sebab. Begitu juga setelah dibangun kembali, tiba-tiba rumahnya dilanda banjir besar. 

Korban manusia pun terus berjatuhan, di antaranya George Jay Gould, Audrey Herbert, Hugh Evelyn-White, Aaron Ember, dan Archibald Douglas Reed. Mereka meninggal tak lama, setelah bersentuhan dengan mumi Tutankhamun atau artefak di makamnya.