Meski Warnanya Hitam, 7 Makanan Ini ternyata Sangat Menyehatkan


Beras hitam mungkin tampak aneh bagi kita yang terbiasa mengonsumsi beras putih. Namun, dibanding beras putih, beras hitam diketahui lebih baik untuk kesehatan, bahkan lebih baik dibanding beras merah yang juga terkenal sehat. 

Dalam hal kesehatan, makanan-makanan yang berwarna gelap umumnya mengandung antioksidan lebih tinggi yang ampuh dalam menurunkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Cy Lee, PhD, profesor kimia makanan dari Cornell University, menyatakan, “Buah yang berwarna hitam memiliki lebih banyak antioksidan karena makin gelap warnanya, makin tinggi pigmennya, yang berasal dari antosianin.”

Berikut ini beberapa makanan hitam yang perlu dikonsumsi, karena menyehatkan, dari beras hitam sampai cokelat hitam.

Beras hitam

Beras merah sudah terkenal sebagai bahan makanan yang baik. Namun, beras hitam bisa dibilang lebih baik, karena mengandung vitamin E dalam jumlah tinggi. 

Rutin mengonsumsi beras hitam akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan melindungi sel tubuh dari bahaya radikal bebas. Beras hitam juga mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibanding bluberi.

Lentil hitam

Kelompok polong-polongan mengandung zat besi. Satu cangkir lentil hitam mengandung 8 mg zat besi, atau hampir separuh dari asupan harian yang dianjurkan, yaitu 18 mg per hari untuk wanita. Selain itu, lentil juga mengandung serat larut yang dapat menurunkan kolesterol dan meningkatkan fungsi kekebalan.

Buah beri hitam

Buah beri hitam mengandung serat dan polifenol yang diketahui dapat mencegah penurunan fungsi kognitif yang terjadi karena penuaan. Polifenol juga berfungsi membersihkan sel-sel yang mengganggu fungsi otak. 

Kacang hitam

Meski tampilannya mungkin kurang menarik, namun kacang hitam mengandung bioflavonoid, yaitu nutrisi dari tanaman yang mampu melawan kanker.

Kedelai hitam

Penelitian yang dilakukan para ilmuwan Korea menyebutkan bahwa mengonsumsi kedelai hitam secara rutin dapat mencegah risiko trombosis, yaitu pembekuan darah yang berakibat fatal. Kedelai hitam juga mengandung asam alpha linoleate, jenis asam omega-3 yang mengurangi risiko penyakit jantung.

Teh hitam

Teh hitam tidak kalah baik dengan teh hijau dalam hal kesehatan. Teh hitam mengandung teaflavins, antioksidan yang bermanfaat mempercepat penyembuhan nyeri pada otot setelah olahraga. Mengonsumsi teh hitam juga dapat menurunkan risiko terkena serangan jantung.

Cokelat hitam

Cokelat hitam tidak hanya enak, tapi juga menyehatkan. Penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association menyebutkan bahwa cokelat hitam mengandung substansi yang disebut polifenol. 

Dalam uji coba pada hewan percobaan, polifenol terbukti menurunkan tekanan darah. Cokelat hitam juga dipercaya dapat melindungi tubuh dari serangan jantung dan stroke.