Mengenal Trading Binary Option, dan Kenapa Dilarang di Indonesia (Bagian 1)


Binary option menjadi perbincangan publik setelah banyaknya iklan digital yang menawarkan keuntungan transaksi ini. Dengan iming-iming untung besar dalam waktu singkat, serta bisa digunakan oleh para pemula, binary option pun digandrungi masyarakat.

Lantas apa itu binary option? Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo, menjelaskan bahwa binary option merupakan salah satu bentuk instrumen trading online, di mana para trader memprediksi atau menebak harga sebuah aset naik atau turun pada jangka waktu tertentu. Jadi, Sutopo bilang, binary option lebih mirip seperti judi ketimbang instrumen investasi.

Cara bermain binary option sebenarnya cukup mudah dan sederhana. Pengguna hanya perlu melakukan registrasi pada penyedia binary option dan melakukan deposit. Adapun jumlah deposit pada masing-masing penyedia berbeda-beda, namun umumnya sebesar US$ 10. 

Dalam transaksinya, pengguna akan memilih indeks aset, mulai dari mata uang, indeks saham, hingga komoditas. Setelah memilih indeks aset, pengguna berikutnya memasukkan modal yang akan dipertaruhkan. Jumlah minimal modal yang digunakan bergantung dengan asetnya.

Kemudian aplikasi binary option akan melakukan perhitungan potensi keuntungan yang didapat dari transaksi tersebut. Rentangnya cukup beragam, berkisar 60% - 90%. Kemudian, pengguna memilih durasi transaksi yang beragam, mulai dari per sekian detik, menit, jam, maupun hari.

Terakhir, pengguna diharuskan menebak dalam durasi yang tadi sudah dipilih, apakah pada saat durasi berakhir, harga indeks berada di atas atau di bawah harga saat memulai transaksi. Jika tebakan benar, pengguna akan mendapat untung. Namun jika salah, maka modal yang digunakan akan hangus dan menjadi kerugian pengguna.

Dalam transaksi Binary Options, terdapat beberapa istilah yang berbeda dengan istilah yang ada di dalam forex, di antaranya adalah Call atau High (jika harga diperkirakan naik) dan Put atau Low (jika harga diperkirakan turun).

Selain itu, ada juga istilah in-the-money kalau transaksi profit atau out-of-money kalau salah perkiraan. Besaran profit pun tergantung dari angka yang dibayarkan oleh broker kepada trader.

Terdapat beberapa layanan binary trading yang bisa digunakan oleh masyarakat jika memang tertarik. Namun beberapa situs ini tidak bisa diakses tanpa menggunakan VPN.

Dengan memilih aset EUR/USD, platform tersebut menawarkan durasi yang bisa dipilih yakni menit, jam, hingga hari dengan minimal durasi satu menit. Lalu, modal yang digunakan dalam transaksi ini adalah US$ 5.

Setelah melakukan penghitungan, platform tersebut menawarkan dua pilihan, yakni lebih tinggi atau lebih rendah dari harga ketika masuk. Jika memilih lebih tinggi, ketika dalam satu menit ternyata tebakannya benar, pengguna akan mendapat keuntungan 87,6% dari modal. Jika memilih lebih rendah, dan ketika tebakannya benar, pengguna akan mendapat keuntungan 73% dari modal.

Namun, ketika tebakan pengguna lebih tinggi maupun lebih rendah ternyata salah, maka modal yang sudah dipertaruhkan akan hangus.

Sutopo menyebut, terdapat perbedaan yang jelas antara trading forex dan binary option, baik di sistem trading maupun metode tradingnya. Contohnya, untuk trading di forex, terdapat margin leverage dan spread, sementara di binary option tidak ada.

“Sementara untuk sistem trading, di forex itu investor bisa open, hold & close posisi kita tanpa batas waktu dan kapan saja selama ada margin. Sedangkan di binary, hanya menebak harga akan naik atau turun di jangka waktu tertentu, sehingga jadi ada waktu expired-nya, baik dalam kondisi loss atau profit akan langsung dieksekusi,” terang Sutopo.

Walau demikian, Sutopo tak menampik ada kelebihan dari binary option. Mulai dari metode yang simple dan mudah karena hanya perlu menebak, lalu kerugian yang didapat pun sesuai dengan modal yang dipertaruhkan. Hingga tidak adanya swap dan spread.

Namun, di setiap kelebihan tentu saja terdapat kekurangan. Sutopo menyebut kekurangan dari binary option adalah tidak bisa hold posisi yang sedang dalam keadaan rugi. Lalu binary option tidak seperti produk investasi lainnya, karena lebih mengandalkan spekulasi dan lebih mengarah ke judi.

Baca lanjutannya: Mengenal Trading Binary Option, dan Kenapa Dilarang di Indonesia (Bagian 2)