Mengenal Synesthesia, Kemampuan Merasakan Kata-kata dengan Lidah


Mungkinkah kita dapat merasakan kata-kata? Pertanyaan ini mungkin membingungkan. Lidah, sebagai indra perasa, diklaim sebagian pihak mampu merasakan kata-kata. 

Padahal, selama ini, lidah kita pahami sebagai indra untuk merasakan makanan, atau apa pun yang masuk ke mulut. Dengan lidah, kita bisa measakan manis, asam, pahit, dan lain-lain. Tapi, sekali lagi, mungkinkah lidah bisa merasakan kata-kata?

Ternyata ada penyebutan untuk fenomena itu—lidah yang bisa merasakan kata-kata. Yaitu synesthesia.

Kemampuan synesthesia terjadi, dikarenakan overlap antara indra-indra perasa seperti penglihatan, pendengaran, sentuhan, dan perasa. Bahkan orang dengan kemampuan ini seringkali mengklaim bahwa mereka merasakan rasa yang asing di lidah mereka. 

Namun, jika mereka mendengar rasa tertentu, mereka dapat merasakannya juga dengan lidah mereka. Misalkan saat seseorang menyebutkan kata “mint”, maka rasa yang muncul di lidah adalah rasa mint. 

Saintis yang berusaha menggali tentang fenomena ini akhirnya menemukan bahwa yang menyebabkan rasa di lidah bukanlah kata-kata, tetapi bunyi yang ditimbulkan oleh pengucapan kata-kata itu.