Mengenal Ray Tomlinson, Sang Penemu E-Mail


E-mail atau surat elektronik telah menjadi bagian hidup sehari-hari, khususnya di era internet seperti sekarang. Siapa pun yang saat ini telah kenal internet kemungkinan besar juga memiliki alamat e-mail. 

Karena alamat e-mail berfungsi sebagai semacam identitas, dan identitas itu dibutuhkan untuk berbagai keperluan. Mendaftar ke Facebook atau media sosial lain, misalnya, pasti akan membutuhkan alamat e-mail untuk keperluan verifikasi dan identifikasi.

Siapakah penemu e-mail, dan mengapa e-mail dilambangkan dengan simbol @?

Penemu e-mail adalah Ray Tomlinson. Ia sempat mengenyam pendidikan di Rensselaer Polytechnic Institute dan MIT pada tahun 1960-an, lalu bekerja di perusahaan Raytheon BBN Technologies.

Tomlinson menggunakan simbol @ untuk menghubungkan username dengan alamat tujuan yang menjadi komunikasi internasional.

Menurut rekan kerjanya, saat itu Tomlinson sedang melihat tombol papan ketik dan mencari sesuatu yang tidak menjadi bagian dari alamat. Simbol tersebut dianggap menjadi solusi yang logis. "Mungkin simbol itu bakal lenyap jika tidak dipakai untuk e-mail saat ini," ujar koleganya.

Roy Tomlinson meninggal pada 2016, di kediamannya di Lincoln, Massachusetts, AS.

"Seorang pionir teknologi sejati, Ray adalah orang yang mengenalkan kita dengan e-mail pada era awal komputer berjejaring," ujar juru bicara Raytheon, Mike Doble, saat mengonfirmasi kabar duka tersebut.

Berbagai perusahaan teknologi mengungkapkan rasa belasungkawanya melalui jejaring sosial Twitter, termasuk akun Twitter Gmail milik Google.