Mengenal The HiMirror, Cermin Pintar untuk Asisten Perempuan


Cermin adalah benda yang sangat lekat dengan perempuan. Sebegitu lekat, banyak perempuan yang selalu membawa cermin, tentu berukuran kecil, yang ia simpan di tas atau di dompet. Dengan bekal cermin itu, perempuan selalu bisa mengecek wajahnya dengan mudah, dan memastikan wajahnya baik-baik saja.

Bahkan telah membawa bekal cermin di dalam tas saja, perempuan masih sering memanfaatkan cermin lain yang kebetulan mereka temukan. Lihat saja, berapa banyak kaum wanita yang berjajar di cermin toilet kantor, usai makan siang. 

Dengan cermin, mereka bisa "memantau" kondisi wajah. Apakah bedak yang dipakai pagi tadi masih rata menutupi kulit wajah? Lalu, apakah perona bibir mulai memudar? Atau, apakah ada irisan cabai merah yang menyelip di gigi usai makan siang tadi? Semuanya amat terbantu dengan keberadaan cermin.

Perkembangan zaman pun ternyata memandang cermin sebagai kebutuhan mendasar bagi kaum hawa.

Dalam perhelatan Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas, Amerika Serikat, cermin menjadi salah satu piranti yang dipamerkan. Tapi tentu bukan sembarang cermin. Cermin itu adalah cermin pintar yang dinamai The HiMirror.

Alat ini sebenarnya sudah diperkenalkan kepada publik sejak awal tahun 2017 lalu, namun baru resmi diluncurkan di ajang akbar tahunan tersebut. Cermin yang berukuran cukup besar tersebut dirancang untuk "mengkritik" wajah orang yang bercermin.

The HiMirror dilengkapi kamera built-in yang menganalisa wajah, dan mengidentifikasi kekurangannya. Misalnya, adanya kemerahan, keriput, dan bintik hitam di wajah. Penggunanya diminta untuk mengambil selfie no-makeup setiap hari, sehingga perangkat dapat mengukur kondisi kulit penggunanya.

Data tersebut kemudian akan menghasilkan rekomendasi yang dipersonalisasi berdasarkan kebutuhan penggunanya, demi tampil lebih ciamik. 

Oh iya, gadget ini lebih dari hanya sekadar menilai wajah. Alat ini juga menyediakan update berita dan ramalan cuaca, memutar musik, lengkap pula dengan tutorial makeup. Selain itu, penggunanya dapat berkonsultasi dengan Alexa, "robot" ciptaan Amazon, yang bakal menjadi "asisten pribadi".

Produk futuristik ini akan resmi diluncurkan ke pasar pada pertengahan tahun 2018, dengan harga 189 dollar AS atau kira-kira Rp 2,5 juta.