Masalah yang Biasa Muncul pada Rem Cakram, dan Cara Mengatasinya


Maukah kita mengendarai sepeda motor yang hebat, bisa dipacu sangat cepat, dengan mesin yang mengagumkan, tapi tidak dilengkapi rem? Kemungkinan besar tidak! Karena mengendarai sepeda motor tanpa rem sama artinya mempertaruhkan nyawa. Sehebat apa pun sepeda motor, sebagus apa pun mesinnya, kita tetap membutuhkan rem selama berkendara,

Kenyataannya, rem merupakan bagian penting pada motor. Fungsinya untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan laju roda. Saat ini ada dua jenis rem yang biasa disematkan pada motor, yakni tromol dan cakram.

Bicara soal rem cakram, ada beberapa permasalah yang terkadang muncul. Salah satunya, tuas rem terasa seret atau tidak lembut saat diremas. Ada juga kasus ketika tuas rem ditarik, butuh waktu lama untuk kembali dalam posisi semula, atau malah tidak bergerak sama sekali.

Biasanya kalau sudah menemukan gejala ini, dipastikan ada masalah. Salah satu masalah yang kerap muncul ketika tuas rem keras diremas, adalah jamur. Kalau silnya sudah berjamur bikin keras pengereman.

Agar rem bisa berfungsi normal, maka sil yang sudah rusak itu perlu diganti. Biayanya, relatif tidak mahal.

Kondisi lain, seperti gejala ngempos atau kurang padat ketika tuas ditarik. Biasanya, persoalan ini muncul karena minyak rem sudah habis. Jika seperti itu, minyaknya harus ditambah lagi. Kedua masalah ini sudah umum ditemukan pada sistem pengereman motor cakram, jadi tidak perlu panik, karena sudah ada cara menanggulanginya.