Manfaat Buah Badam, Menurunkan Kolesterol sampai Mengatasi Diabetes (Bagian 2)


Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Manfaat Buah Badam, Menurunkan Kolesterol sampai Mengatasi Diabetes - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

LDL atau kolesterol buruk memang berbahaya bagi kesehatan, karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Mengonsumsi buah badam tidak hanya membantu menurunkan LDL, namun juga membantu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL. 

Berbeda dengan LDL yang menimbulkan masalah, HDL ikut menunjang kesehatan, karena bermanfaat dalam perkembangan dan pertumbuhan sistem saraf, dan lain-lain.

Berikut ini fakta yang menunjukkan kalau buah badam dapat menurunkan kadar kolesterol buruk:

Buah badam mengandung asam lemak omega-3, yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol.

Buah badam kaya kandungan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh memiliki manfaat dalam menurunkan LDL dan meningkatkan HDL.

Penelitian yang dilakukan oleh asosiasi kesehatan jantung Amerika menemukan, bahwa mengonsumsi buah badam setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol jahat hingga 15 persen. Kadar kolesterol yang diturunkan tergantung jumlah atau banyaknya badam yang masuk ke dalam tubuh.

Untuk setiap 7 gram badam yang dikonsumsi, dapat menurunkan kadar LDL sebanyak 1 persen. Kelipatan dari 7 gram bisa menurunkan kadar LDL lebih banyak lagi.

Mengontrol diabetes

Meski badam memiliki kandungan gula di dalamnya, namun buah ini bermanfaat dalam mengontrol kadar gula dalam tubuh seseorang (yang mengonsumsinya). Mengontrol kadar gula dapat menghindarkan penderita diabetes dari berbagai macam komplikasi yang dihasilkan oleh penyakit tersebut. Berikut ini beberapa fakta buah badam dapat digunakan untuk mengontrol diabetes:

Kandungan buah badam berupa lemak sehat, lemak tak jenuh, serat, dan mineral, yang bisa membuat tubuh menyerap glukosa, dan mengolah glukosa secara cepat.

Penelitian yang dilakukan oleh Diabetes Care menunjukkan bahwa buah badam bisa mengontrol diabetes tipe 2, baik untuk pria maupun wanita. Khususnya bagi wanita yang telah mengalami masa menopause.

Mengonsumsi 1 ons buah badam sebelum sarapan dan mengonsumsi makanan dalam porsi besar, bisa mempertahankan kadar gula yang sehat di dalam tubuh.

Menjaga kesehatan jantung

Jantung adalah organ yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun, kinerja jantung bisa terganggu oleh berbagai serangan penyakit, semisal diabetes, kolesterol jahat, hipertensi, dan asam urat tinggi. Jika tidak segera diatasi, masalah yang menghinggapi jantung bisa menyebabkan serangan jantung koroner yang berbahaya. 

Karenanya, dalam hal ini, menjaga kesehatan jantung jauh lebih baik daripada berupaya mengobati jantung yang telanjur dihinggapi masalah atau penyakit. Dalam hal ini, buah badam dapat membantu merawat kesehatan jantung. 

Buah badam mengandung magnesium yang bermanfaat dalam melancarkan dan meningkatkan aliran darah ke jantung. Magnesium juga dapat mengontrol pergerakan oksigen bersama nutrisi ke jantung dan ke seluruh tubuh. 

Ketika aliran darah lancar, aliran darah pun meningkat diikuti pergerakan oksigen dan nutrisi, sehingga tekanan darah selalu normal. Tekanan darah yang normal bisa menyehatkan jantung.

Buah badam juga mengandung lemak tak jenuh yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan kantung. Kemudian, kandungan vitamin E dan antioksidan yang tinggi dalam buah badam dapat membantu mencegah terjadinya peradangan pembuluh darah arteri dan kerusakan arteri. Arteri adalah pembuluh darah yang vital bagi organ jantung. Jika arteri sehat, jantung pun akan sehat.

Meningkatkan kinerja otak

Buah badam dianggap sebagai suplemen makanan terbaik untuk otak. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari kandungan vitamin E di dalam buah tersebut. Vitamin E dalam buah badam bermanfaat untuk mencegah penurunan kognitif di dalam otak, meningkatkan kewaspadaan memori otak, dan meningkatkan kapasitas memori.

Badam juga kaya kandungan mineral yang bermanfaat dalam melindungi sel-sel dan saraf yang ada di otak dari kemungkinan kerusakan. Kerusakan otak banyak disebabkan oleh radikal bebas.

Baca lanjutannya: Manfaat Buah Badam, Menurunkan Kolesterol sampai Mengatasi Diabetes (Bagian 3)