Manfaat Buah Badam, Menurunkan Kolesterol sampai Mengatasi Diabetes (Bagian 3)


Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Manfaat Buah Badam, Menurunkan Kolesterol sampai Mengatasi Diabetes - Bagian 2). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Karena berbagai penyebab, sel-sel otak juga bisa mengalami masalah atau kerusakan, dan kandungan vitamin B6 dalam buah badam bermanfaat dalam meningkatkan metabolisme protein. 

Metabolisme protein diperlukan untuk memperbaiki sel-sel otak yang rusak. Kemudian, buah badam mengandung fenilalanin yang bisa mencegah terjadinya penyakit parkinson. Penyakit parkinson bisa disebabkan oleh saraf otak yang rusak.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari buah badam, khususnya dalam menunjang kesehatan otak, disarankan untuk mengonsumsi segenggam buah badam setiap hari.    

Membantu diet

Di antara manfaat lain buah badam adalah membantu proses diet, karena nutrisi di dalam buah badam dapat membantu menurunkan berat badan. 

Buah badam mengandung serat, lemak tak jenuh, dan protein. Ketiga nutrisi itu memungkinkan buah badam memberi rasa kenyang lebih lama. Karenanya, mengonsumsi buah badam dapat membantu Anda menjauhi makan berlebihan atau kebiasaan ngemil. Untuk mendapatkan manfaat buah badam dalam mendukung kesuksesan diet, cukup konsumsi buah ini 1 ons per hari.

Menciptakan energi

Meski memiliki serat yang tinggi, buah badam juga kaya karbohidrat, sehingga bisa menciptakan energi dalam tubuh. Kalori yang ada dalam buah badam juga bermanfaat sebagai cadangan energi di dalam tubuh. Karenanya, berdiet dengan buah badam adalah cara yang tepat.

Baik untuk ibu hamil

Ibu hamil sangat baik untuk mengonsumsi buah badam setiap hari, karena kandungan asam folat di dalamnya. Asam folat yang terkandung dalam buah badam sama dengan peran susu untuk ibu hamil. Asam folat bermanfaat membantu perkembangan janin dalam kandungan dan pertumbuhan sel jaringan di dalam tubuh bayi.

Melancarkan pencernaan

Mengonsumsi buah badam juga bermanfaat dalam melancarkan pencernaan. Hal itu dimungkinkan, karena badam mengandung serat yang tinggi. Selain melancarkan pencernaan, kandungan serat itu juga bermanfaat dalam mencegah sembelit.

Mengatasi maag

Kandungan minyak yang tinggi dalam buah badam dapat membantu menurunkan kadar asam lambung di dalam lambung. Karenanya, mengonsumsi buah badam dapat membantu mengatasi maag.

Menguatkan tulang

Buah badam memiliki kandungan fosfor dan kalsium yang kaya. Kedua nutrisi itu memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan dan kepadatan tulang. Selain itu, badam juga mengandung magnesium, mangan, dan potasium, yang juga bermanfaat untuk membuat tulang padat dan kuat.

Melancarkan peredaran darah

Mengonsumsi buah badam dapat membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh, karena badam mengandung magnesium. Magnesium adalah nutrisi yang membantu melancarkan peredaran darah di pembuluh darah dan di seluruh tubuh.

Meningkatkan kekebalan

Sistem imun atau kekebalan tubuh dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi buah badam, karena buah ini memiliki kandungan vitamin C. Vitamin tersebut membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga penyakit tidak mudah menyerang.

Mengatasi asma

Kandungan asam lemak omega-3 dalam buah badam memiliki manfaat dalam meredakan gejala asma. Karenanya, jika Anda kebetulan pengidap asma, sangat baik untuk selalu menyimpan buah badam di rumah. Selain untuk dikonsumsi setiap hari, Anda juga bisa memanfaatkannya untuk mengatasi asma yang sewaktu-waktu bisa kambuh.

Mengatasi peradangan

Tubuh manusia rentan mengalami peradangan. Dalam hal ini, mengonsumsi buah badam dapat mengatasi peradangan—khususnya peradangan dalam bentuk migrain dan arthritis—karena kandungan lemak omega-3 di dalamnya.

Baca lanjutannya: Manfaat Buah Badam, Menurunkan Kolesterol sampai Mengatasi Diabetes (Bagian 4)