Kisah Pasangan yang Menikah 38 Kali dalam 83 Hari di 6 Benua


Banyak pasangan yang ingin memiliki acara pernikahan mewah dan berkesan. Karenanya, mereka pun biasanya mengangankan resepsi perkawinan yang meriah di gedung megah, dengan aneka makanan dan minuman, serta tamu-tamu undangan dalam jumlah besar. Untuk mewujudkan keinginan itu, pasangan yang menikah biasanya harus menganggarkan banyak biaya.

Hal berbeda dilakukan oleh pasangan Cheetah Platt dan Rhian Woodyard. Daripada menghabiskan uang untuk menggelar upacara pernikahan yang rumit, pasangan asal Los Angeles ini memutuskan menikah sambil berkeliling dunia. Mereka menggelar 38 seremoni pernikahan dalam 83 hari perjalanan mereka, di 11 negara di 6 benua.

Untuk mewujudkan ide unik ini, Cheetah Platt, 30 tahun, dan Rhian Woodyard, 32 tahun, masing-masing menghabiskan uang tak kurang dari US$ 3.000. Keduanya, yang berprofesi sebagai pemain akrobat, tak lupa mengunggah foto-foto pernikahan akrobatik mereka.

"Kita hidup di California, yang merupakan salah satu negara bagian yang sangat mahal," kata Platt kepada The Huffington Post, menjelaskan alasan mereka memilih ide "pernikahan di seluruh dunia" itu. "Kami tidak ingin menghabiskan banyak uang hanya dalam satu hari."

Keduanya mengaku, ide itu terlontar begitu saja, bukan karena mereka hobi bepergian ke luar negeri. Woodyard mengatakan baru pernah pergi ke tiga negara saja. Selama hampir tiga bulan perjalanan mereka, ia mengaku lebih bisa mengenal satu sama lain secara mendalam. 

"Semua tempat menakjubkan, dan penuh dengan begitu banyak 'pengalaman pertama' bagi saya," kata Woodyard.

Di antara tempat yang mereka jadikan ajang seremoni pernikahan adalah Piramida Giza di Mesir; Suan Luang Rama 9 Park di Bangkok, Thailand; Gua Ajanta di Thana, India; Kastil Alcazar di Segovia, Spanyol; dan Taman Jerapah di Kenya.

Menurut Woodyard, ia ingin orang-orang tahu bahwa pernikahan selama 83 hari di seluruh dunia dengan petualangan luar biasa itu lebih murah, daripada pernikahan di California selama sehari. 

"Ini belum termasuk pengalaman pernikahan yang lebih luar biasa dan epik," katanya.