Kisah Mengharukan Penguin yang Rutin Mengunjungi Pria Penolongnya


Persahabatan hewan dengan manusia tidak hanya terjadi dalam film, tapi juga di dunia nyata. Hewan yang menjadi sahabat manusia juga bukan sekadar kucing atau anjing, tapi bisa pula penguin. Setidaknya, hal itulah yang dialami seorang nelayan Brasil, yang bersahabat dengan seekor penguin. 

Sebagaimana dilansir The Daily Mail, setiap tahun seekor penguin berenang sejauh 8.000 kilometer, hanya untuk mengunjungi orang yang telah menyelamatkan hidupnya, Joao Pereira de Souza (71). Oleh Joao, penguin itu diberi nama Dindim.

Dindim memang bukan penguin yang tinggal di Antartika. Ia penguin jenis Magellanic yang berhabitat di negara tropis Amerika Selatan. Sementara Joao Pereira adalah seorang nelayan yang tinggal di Rio de Janeiro, Brasil.

Kisahnya berawal ketika Joao Pereira meyelamatkan Dindim, yang ditemukannya di batu karang. Saat itu, di sekujur tubuh Dindim penuh minyak. Diduga, ia terjebak di genangan minyak tumpah yang ada di laut, lalu terdampar dan terbawa ke bebatuan di pantai, dimana Joao tinggal sehari-hari.

Joao membawa pulang Dindim. Ia membersihkan badannya, lalu mengobati Dindim. Setelah Dindim sehat, Joao melepaskan lagi Dindim untuk berenang di lautan, kembali ke habitat aslinya. 

"Saya sudah mengira saat itu adalah terakhir kali melihatnya," ujar Joao. Tapi Joao salah. Beberapa bulan setelahnya, Dindim kembali.

Ia tinggal bersama Joao selama 8 bulan. Kemudian setelah itu, ia pulang, dan menghabiskan 4 bulan di habitat aslinya, sebelum akhirnya datang lagi. Hal itu dilakukan Dindim setiap tahun.

"Aku mencintai penguin ini seperti anakku sendiri, dan aku yakin dia juga mencintai aku," kata Joao.

Menurut Joao, Dindim tak mau bersama orang lain.

"Bila ada orang lain yang mendekatinya, ia bersikap agresif. Kalau tak mematuknya, ia mengepak-ngepakkan siripnya, lalu berlari meninggalkan orang tersebut. Ia hanya mau bersamaku. Minta makan sarden dariku. Dia juga sangat senang kalau aku menyemprotnya dengan air," ujar Joao.