Kenali dan Waspadai 17 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kanan (Bagian 1)


Kita mungkin telah sering mendengar tentang nyeri dada sebelah kiri dan hubungannya dengan penyakit jantung, tapi bagaimana dengan nyeri dada sebelah kanan? Apa yang menjadi penyebab nyeri dada sebelah kanan? 

Dilansir dari Health Line, seperti halnya nyeri dada sebelah kiri, nyeri dada sebelah kanan juga memiliki banyak kemungkinan penyebab. 

Penyebab ini tidak selalu terkait dengan gangguan kardiovaskular. Faktanya, nyeri dada sebelah kanan biasanya bukan akibat serangan jantung. Dada Anda adalah “rumah” bagi organ dan jaringan lain yang mungkin meradang atau terluka, menyebabkan Anda merasakan sakit. 

Setiap rasa sakit yang Anda rasakan kemungkinan besar disebabkan oleh ketegangan otot, infeksi, stres atau kecemasan, atau kondisi lain yang tidak terkait dengan jantung. 

Tetapi Anda tetap harus mencari penanganan medis segera jika Anda: 
  • Mengalami nyeri dada parah yang tidak dapat dijelaskan dan tidak terduga 
  • Merasakan tekanan, remasan, atau rasa penuh di dada Anda 
  • Mengalami nyeri hebat yang menjalar di lengan, punggung, leher, rahang, atau perut 
  • Berkeringat dingin 
  • Merasa lemah, pusing, atau mual 
  • Mengalami kesulitan bernapas 

Salah satu dari gejala itu dapat disebabkan oleh kondisi serius atau mengancam jiwa, jadi Anda harus mencari perawatan darurat sesegera mungkin. Penyebab nyeri dada sebelah kanan Nyeri dada sisi kanan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, penyakit, dan cedera. 

Merangkum Medical News Today, berikut beberapa kemungkinan penyebab nyeri dada sebelah kanan yang bisa terjadi: 

1. Kecemasan atau stres 

Kecemasan atau stres yang parah dapat memicu serangan panik Pada beberapa orang, serangan panik memiliki banyak gejala yang sama dengan serangan jantung, termasuk nyeri dada, pusing, jantung berdebar, dan kesulitan bernapas. 

Serangan panik dapat disebabkan oleh peristiwa stres atau mungkin terjadi secara acak. Karena banyak dari gejalanya mirip dengan serangan jantung, sangat penting bagi siapa saja yang tidak yakin tentang gejalanya untuk mencari perhatian medis.

2. Ketegangan otot 

Dinding dada terdiri dari banyak otot yang berbeda. Olahraga atau gerak otot dada berlebihan bisa menyebabkan ketegangan. Ketegangan otot dada (yang pasti terasa sakit) kadang disalahartikan sebagai serangan jantung. Jika Anda menekan dinding dada dan rasanya lumayan menyakitkan, kondisi itu lebih mungkin disebabkan oleh cedera muskuloskeletal daripada disebabkan oleh jantung. 

Jenis nyeri dada ini, meskipun menimbulkan ketidaknyamanan cenderung mudah diatasi dengan istirahat dan pereda nyeri. 

3. Cedera 

Cedera traumatis, seperti karena jatuh, pukulan tajam ke dada, atau kecelakaan kendaraan bermotor, dapat merusak saraf, pembuluh darah, dan otot di dalam dada. 

Berbagai kejadian itu juga mungkin dapat merusak jantung, paru-paru, atau organ dalam lainnya. Siapapun yang mengalami kecelakaan seperti ini harus menghubungi dokter atau layanan darurat, karena luka dalam tidak selalu terlihat. 

4. Kostokondritis 

Costochondritis atau kostokondritis adalah peradangan pada tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk dengan tulang dada utama di bagian depan dada. Rasa sakit dari costochondritis mungkin parah dan dapat disebabkan oleh batuk yang intens, infeksi, atau cedera traumatis. 

Costochondritis biasanya hilang dengan sendirinya, tetapi orang mungkin memerlukan istirahat ekstra, penghilang rasa sakit, dan kompres panas atau dingin untuk membantu pemulihan. 

5. Fraktur tulang rusuk 

Patah tulang rusuk adalah patahnya tulang yang melindungi organ dalam di dada. Kejadian ini bisa sangat menyakitkan dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan benar. 

Patah tulang rusuk biasanya disebabkan oleh jatuh atau benturan pada dada tetapi bisa juga disebabkan oleh batuk yang parah. Jika patah di sisi kanan, bisa menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan nyeri tekan di area tersebut. 

6. Pneumotoraks 

Pneumotoraks atau paru-paru yang kolaps terjadi ketika udara keluar dari paru-paru dan masuk ke ruang antara paru-paru dan dinding dada. 

Hal ini  membuat paru-paru sulit untuk mengembang saat bernafas dan dapat menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang tiba-tiba dan signifikan. Seseorang dengan kondisi ini juga akan mengalami sesak napas, detak jantung yang cepat, dan pusing. Penderita bahkan bisa pingsan tiba-tiba. 

Baca lanjutannya: Kenali dan Waspadai 17 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kanan (Bagian 2)