Fakta Mencengangkan di Balik Penemuan Wi-Fi dan Bluetooth


Wi-Fi dan bluetooth adalah dua hal yang sudah familier bagi orang zaman sekarang. Keberadaan Wi-Fi memungkinkan orang dapat mengakses internet tanpa kabel, sementara keberadaan bluetooth memungkinkan orang mengirim dan menerima file dari perangkat berbeda, juga tanpa kabel. 

Sebagian orang mungkin mengira penemu Wi-Fi dan bluetooth adalah ilmuwan terkait komputer. Namun, ternyata, penemu teknologi penting itu adalah seorang aktris Hollywood, bernama Hedy Lamarr. Ia menemukan teknologi Wi-Fi dan bluetooth pada tahun 1941.

Hedy Lamarr adalah aktris dan matematikawan keturunan Austria-Amerika. Pada masanya, ia terkenal karena kecantikan dan mendapatkan kontrak besar di zaman keemasan MGM. Ketika itu, Lamarr merupakan wanita tercantik di Eropa karena tampilannya yang eksotis. 

Lamarr berbakat di bidang matematika. Bersama komponis George Antheil, ia menemukan sebuah teknik komunikasi spektrum sebar dan perpindahan frekuensi pertama. Penemuannya diperlukan untuk melakukan komunikasi nirkabel sejak zaman pra-komputer sampai sekarang. 

Lamarr memperkenalkan idenya ke Antheil, kemudian bersama-sama mengirimkan ide sistem komunikasi rahasia tersebut pada Juni 1941. Tanggal 11 Agustus 1942, US Patent 2,292,387 diberikan kepada Antheil dan Hedy Kiesler Markey, nama Lamarr pada waktu itu.

Versi awal perpindahan frekuensi adalah pemanfaatan rol piano. Untuk berpindah-pindah di 88 frekuensi, dan bertujuan agar torpedo yang dipandu radio sulit terdeteksi musuh. Lamarr mempresentasikan teknik ini di hadapan Angkatan Laut Amerika Serikat, namun sayangnya ide ini ditolak dan tidak diadopsi.

Sampai kemudian, ide ini baru diterapkan di Amerika Serikat pada 1962, oleh kapal-kapal militer AS saat memblokir Kuba, setelah patennya kedaluwarsa. Karena pengembangannya terhambat, paten ini baru diketahui publik pada 1997. Electronic Frontier Foundation memberi penghargaan kepada Lamarr atas kontribusinya.

Pada tahun 1998, pengembang teknologi nirkabel asal Ottawa, Wi-LAN, Inc, membeli 49 persen klaim paten milik Lamarr dengan nilai saham yang tidak disebutkan. Padahal, ketika itu paten yang kedaluwarsa seharusnya dianggap tidak bernilai.