Fakta-fakta Penting Seputar Vitamin C yang Perlu Kita Tahu


Kita membutuhkan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh setiap hari. Salah satu komponen nutrisi yang dibutuhkan tersebut adalah vitamin C. 

Dalam tubuh kita, vitamin C memiliki fungsi yang sangat banyak, di antaranya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjadi bahan pembentuk kolagen, membantu dalam pembentukan berbagai hormon, membantu metabolisme kolesterol, hingga membantu memelihara kesehatan kulit. 

Vitamin C atau asam askorbat merupakan antioksidan terkuat, sehingga mampu menangkal berbagai radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Hasilnya, vitamin C pun melindungi tubuh kita dari berbagai penyakit. 

Kolagen merupakan protein yang bekerja seperti lem, berfungsi merekatkan kulit, tulang, dan otot. Karena itulah vitamin C juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka dan patah tulang.

Berapa dosis vitamin C yang kita butuhkan setiap hari? Untuk bayi, dibutuhkan 35 mg vitamin C setiap hari, untuk dewasa sekitar 60-90 mg per hari, untuk ibu hamil dibutuhkan tambahan vitamin C 10-25 mg per hari, sementara bagi para perokok dibutuhkan 110-125 mg vitamin C per hari. Jumlah itu akan lebih besar jika tubuh dalam kondisi sakit.

Dengan mengetahui jumlah vitamin C yang dibutuhkan setiap hari, kita dapat menghindari konsumsi suplemen vitamin C yang berlebihan, karena terlalu banyak vitamin C juga memiliki efek samping. Di antara efek samping akibat terlalu banyak mengonsumsi vitamin C adalah diare, sakit kepala, maag atau gangguan pencernaan, hingga batu ginjal. 

Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air, sehingga kelebihannya tidak dapat disimpan dalam tubuh, melainkan akan dibuang melalui air seni. Vitamin C dimetabolisme menjadi asam oksalat, dan jika berikatan dengan kalsium dapat menyebabkan batu ginjal. 

Selain itu, vitamin C bersifat asam, dapat meningkatkan keasaman lambung, sehingga menyebabkan penyakit maag, gangguan pencernaan, dan diare.

Konsumsi vitamin C tidak dianjurkan langsung dalam dosis tinggi, karena penyerapannya membutuhkan bantuan protein transporter. Karena protein transporter memiliki jumlah terbatas dalam tubuh, maka tubuh tidak dapat menyerap vitamin C dosis tinggi sekaligus. 

Tanpa protein itu, vitamin C tidak dapat diserap tubuh dan kemudian dibuang. Untuk menghindari vitamin yang terbuang, sebaiknya mengonsumsi vitamin C dilakukan sedikit demi sedikit. 

Sumber vitamin C alami—semisal dari buah jeruk, kiwi, melon, stroberi, nanas, mangga, tomat, dan sayuran hijau seperti bayam dan brokoli—lebih mudah diserap tubuh dan lebih lama bertahan di dalam tubuh, dibandingkan yang berasal dari suplemen.