Di Jepang, Ada Pisang yang Bisa Dimakan Beserta Kulitnya


Banyak orang yang suka makan pisang. Selain enak, pisang juga mengandung gizi dan nutrisi yang baik. Sayangnya, pisang kadang menimbulkan masalah, yaitu kulitnya. Beberapa orang kadang membuang kulit pisang sembarangan, dan orang lain bisa terpeleset saat tanpa sengaja menginjak kulit pisang.

Bertolak dari kenyataan itu pula, Jepang mengembangkan budidaya pisang yang bisa dimakan beserta kulitnya, sehingga orang tidak perlu lagi membuang kulit pisang setelah menikmati buahnya. Pisang yang bisa dimakan bersama kulitnya itu disebut Mongee, dan mulai dijual oleh D&T Farm.

Perusahaan Jepang itu menggunakan metode "Freeze Thaw Awakening" demi menanam pisang dengan kulit lembut dan mudah dicerna. Pelan-pelan mendinginkan sel pertumbuhan pisang dalam suhu minus 60 derajat Celcius sebelum melunakkannya.

Idenya bermula dari Setsuzo Tanaka, yang telah lama mendedikasikan diri untuk inovasi pisang. 

"Dia ingin makan pisang lezat dan aman; orang dapat makan kulitnya karena dibudidayakan secara organik tanpa bahan kimia," kata juru bicara D&T Farm, dikutip The Guardian.

Maka lahirlah pisang Mongee, memiliki makna sebagai pisang yang luar biasa. Kulitnya lebih tipis ketimbang pisang pada umumnya. Sudah mulai dijual tahun lalu di Okayama, Jepang.

Lantaran masih diproduksi dalam jumlah terbatas, harga pisang Mongee masih cukup mahal. Perlu Rp 83.000 untuk membeli satu buah pisang ini.