Bentuk Gigi Ternyata Bisa Menjelaskan Sifat dan Kepribadian Pemiliknya


Kalau kita diminta menggambarkan diri kita, beserta sifat dan kepribadian, rata-rata kita akan menjawab dan menjelaskan hal-hal baik yang kita anggap dan yakini sebagai sifat kita. Dari humoris, mudah memaafkan, suka kerja keras, dan lain-lain. Intinya adalah hal-hal baik atau positif yang kita anggap sebagai bagian dari sifat kita.

Hal semacam itu lumrah terjadi pada setiap orang. Masing-masing lebih mudah mengenali sifatnya yang positif, namun kurang mampu mengenali sifatnya yang lain, yang mungkin negatif. 

Padahal, sebagaimana kita tahu, manusia punya kelebihan namun juga punya kekurangan. Karenanya, jika kita bisa mengenali kelebihan yang dimiliki, perlu pula bagi kita mengenali kekurangan yang juga dimiliki. Tujuannya agar kita bisa memperbaiki yang kurang.
  
Ada cara mudah untuk mengenali dan memahami sifat kita yang mungkin kurang baik, yaitu dengan melihat bentuk gigi. Dengan cara mudah ini, kita bisa mulai belajar introspeksi untuk memperbaiki diri. Berikut ini uraiannya.

Bila bentuk giginya besar dan jarang, mengisyaratkan perilaku bandel, tidak suka diatur, suka membantah.

Bila bentuk giginya besar dan panjang-panjang, mengisyaratkan perilaku suka iri, tidak senang melihat kelebihan orang lain.

Bila bentuk giginya besar dan rata, mengisyaratkan perilaku berjiwa besar, punya inisiatif, tidak mudah putus asa.

Bila bentuk giginya jarang dan rata, mengisyaratkan perilaku tidak tegas, mudah terpengaruh, senang dipuji.

Bila bentuk giginya gingsul keluar, mengisyaratkan perilaku angkuh, egois, tidak memikirkan perasaan orang lain, romantis, humoris.

Bila bentuk giginya gingsul ke dalam, mengisyaratkan perilaku tidak percaya diri, penakut, mudah dirayu.

Bila bentuk giginya semua menonjol ke depan, mengisyaratkan perilaku pandai menarik hati orang, suka merayu, senang dipuji.