Benarkah Motor yang Dikunci Setang ke Kanan Lebih Sulit Dicuri?


Kalau kita biasa mengendarai sepeda motor, bagaimana biasanya kita mengunci setang saat akan meninggalkan motor tersebut di tempat parkir? Biasanya, setelah berhenti di tempat parkir, kita akan mengunci setang menghadap ke arah kiri. Bisa dibilang posisi itu sudah “default”. Meski ada pula beberapa sepeda motor yang bisa dikunci setang dengan menghadap ke kanan.

Urusan kunci setang ini sempat menjadi buah bibir, saat sebuah video viral di internet. Video itu memperlihatkan maling sepeda motor yang gagal membobol kunci motor incarannya. Dalam video yang bersumber dari rekaman kamera pengawas tersebut, tampak motor yang diincar itu dikunci dengan posisi setang ke arah kanan.

Dari rekaman video yang beredar, di lokasi kejadian tampak ada dua motor yang berjarak sekitar beberapa meter. Satu motor berjenis bebek, dan satu lagi skuter matik. Bebek dikunci dengan posisi setang menghadap ke kiri, sedangkan skutik ke kanan. Maling yang beraksi seorang diri itu tampak lebih memilih mengincar skutik.

Sebelum beraksi, dia lebih dulu melihat kondisi lingkungan sekitar. Setelah beberapa saat mengamati, barulah maling tersebut mendekat ke arah motor skutik yang diincarnya.

Namun, setelah memulai melancarkan aksinya, maling tersebut tampak tak kunjung bisa membobol kunci motor incarannya. Setelah mencoba hampir satu menit, ia pun terlihat lebih memilih pergi dari lokasi.

Sebagian motor diketahui memang bisa dikunci setang menghadap ke kanan. Posisi ini ternyata dinilai lebih aman dibanding kunci setang ke arah kiri. Meski tidak menjamin sepenuhnya, posisi kunci setang ke kanan dianggap cukup menyulitkan maling untuk beraksi.

Kepala Bengkel Resmi AHASS PT Murni Motor Bogor, Haryanto, mempraktikkan sulitnya memasukan kunci T ke lubang kunci jika setang dikunci ke kanan. Kunci T adalah perangkat perbengkelan yang kerap digunakan maling motor untuk beraksi.

Dari yang Haryanto praktikkan ke salah satu Honda Beat, posisi setang ke kanan membuat setang motor menjadi sedikit menutup lubang kunci. Sehingga cukup menyulitkan untuk memasukkan kunci T. Menurut Haryanto, posisi setang ke kanan membuat maling menghabiskan waktu lebih banyak untuk membobol kunci motor.

Berbeda halnya jika posisi setang dikunci ke kiri. Di posisi ini, lubang kunci tidak tertutup oleh setang. Sehingga waktu untuk membobol lubang kunci relatif lebih cepat.

"Jadi, posisi kunci setang ke kanan sebenarnya lebih bertujuan menghambat kerja maling," ucap Haryanto.

Tapi itu tidak berlaku buat jenis sepeda motor sport, yang memiliki lubang kunci di bagian atas. Artinya, motor sport yang dikunci ke kanan atau ke kiri, lubang kunci tetap bebas, tidak tertutup setang. Untuk lebih aman menjaga kendaraan saat parkir, ada baiknya tetap memasang kunci pengaman ganda yang sudah banyak dijual di pasaran.