Bagaimana Orang Kuno Membersihkan Diri Setelah Buang Air?


Bagi masyarakat di Indonesia, khususnya, membersihkan diri setelah buang air biasanya dilakukan dengan cara membilas menggunakan air. Baik buang air besar atau pun kecil, orang Indonesia tetap menggunakan air untuk membersihkannya.

Namun, di masyarakat Barat, ada cara berbeda dalam membersihkan diri setelah buang air. Yaitu memakai kertas tisu. 

Seperti kita tahu, kertas tisu—khususnya tisu toilet—baru ditemukan pada zaman modern. Karenanya, penggunaan tisu sebagai sarana membersihkan diri juga baru ada pada zaman modern. Lalu bagaimana cara orang-orang kuno dalam membersihkan diri setelah buang air?

Ternyata, tata cara membersihkan bagian badan setelah buang air sudah ada sejak zaman Romawi Kuno. Seorang filsuf Romawi kuno, yaitu Seneca, menuliskan tentang penggunaan semacam spons yang diikat ke tongkat kecil, untuk membersihkan sisa kotoran setelah buang air kecil dan buang air besar. 

Seneca hidup di abad ke-4 sebelum Masehi sampai 65 setelah Masehi. Sebelum digunakan, tongkat dan spons tadi dicelupkan ke campuran air garam atau air vinegar.