Apa yang Menyebabkan Ban Mobil Meletus Saat Berkendara? Ini Penjelasannya


Pernah mengalami kejadian yang tidak mengenakkan ini? Kita sedang berkendara di jalan, lalu tiba-tiba ban mobil kita meletus, dan kempis dengan cepat karena kehabisan angin. Itu jelas kondisi yang membingungkan, atau bahkan mengerikan. Karena mobil akan oleng atau goyah, akibat ketidakseimbangan ban.

Kejadian ban meletus saat berkendara sebagian besar terjadi bukan karena ban kelebihan udara, tapi justru karena kekurangan tekanan udara. Saat ban mengempis, ada bagian dinding ban yang mengalami tekanan berlebihan dari bibir pelek yang ditekan ke bawah oleh bobot mobil. 

Tekanan itu bisa menimbulkan gesekan dan panas lebih tinggi dari biasanya, kemudian akhirnya bisa menjadi penyebab pecah ban. 

“Lebih banyak (pecah ban) biasanya karena kurang udara, kalau kelebihan udara pecahnya langsung terurai. Itu biasanya terjadi di bagian samping, karena proses refleksi benturan dan gesekan yang berlebihan, sehingga ban panas dan rusak,” ujar Senior Manager Bussines Support Sales Replacement PT Gajah Tunggal Tbk, Aries Abdullah. 

Menurut Aries, lebih baik menggunakan ukuran tekanan udara yang direkomendasikan pabrikan. Bisa saja menaikkan tekanan sampai 10 persen dari rekomendasi, jika mobil dipakai jarak jauh dengan beban cukup banyak. 

Tekanan udara pada ban sangat penting untuk keselamatan berkendara, mengingat ban adalah satu-satunya perangkat yang menghubungkan kendaraan dengan jalan. 

Kesehatan ban bakal berkurang bila terlalu lama digunakan saat kempis. Salah satu dampaknya, benang-benang di dalam ban bisa putus, hingga muncul gundukan di permukaan ban.