Aneka Manfaat Durian, Sumber Energi sampai Meningkatkan Kemampuan Otak (Bagian 1)


Durian adalah buah yang sangat terkenal, dan memiliki banyak penggemar. Meski ada sebagian orang yang tidak doyan durian—biasanya karena baunya yang dianggap terlalu tajam—namun ada banyak orang yang sangat menggemari durian. Kenyataan itu, ditambah dengan rasa durian yang lezat, menjadikan buah ini memiliki harga yang relatif mahal.

Durian sering disebut “the king of fruit” karena banyaknya nutrisi yang dikandungnya. Dalam durian terdapat karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium (Ca), fosfor (P), asam folat, magnesium (Mg), potasium/kalium (K), zat besi (Fe), zinc, mangan (Mn), tembaga (Cu), karoten, vitamin C, thiamin, niacin, lemak tak jenuh, vitamin A, vitamin B, polifenol, omega 3 dan 6, antioksidan, hingga riboflavin.

Fosfor dan zat besi yang terdapat dalam durian sepuluh kali lebih banyak dibandingkan pisang. Kandungan gizi tiap 100 gram buah durian adalah 67 gram air, 2,5 gram lemak, 28,3 gram karbohidrat, 1,4 gram serat, 2,5 gram protein, dan menghasilkan energi sebesar kurang lebih 520 kJ.

Karena kandungan gizinya yang luar biasa, durian pun memiliki khasiat yang juga luar biasa, di antaranya:
  • Asam folat dan zat besinya membantu mengatasi anemia.
  • Kandungan seratnya dapat mengatasi masalah sembelit, bahkan kulit durian yang dilumatkan dan dioleskan ke perut dapat memudahkan buang air besar.
  • Vitamin C dan kandungan antioksidannya dapat menghambat penuaan dini.
  • Kalsium, potasium, dan berbagai vitaminnya baik untuk kesehatan tulang.
  • Buahnya dapat mengatasi penyakit kuning.
  • Kandungan niasin dan thiamin di dalamnya dapat meningkatkan nafsu makan.
  • Kandungan riboflavin (vitamin B2) dapat membantu mengatasi migrain.
  • Kandungan tembaganya dapat memelihara kesehatan tiroid.
  • Kandungan piridoksin (B6) di dalamnya dapat mengurangi stres.
  • Kandungan fosfornya dapat menjaga kesehatan gigi.
  • Kulit buahnya dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk, akar dan air seduhan daun durian dapat dijadikan antipiretik, sementara akarnya dapat digunakan untuk mengobati infeksi pada kuku.

Berikut ini uraian lebih lengkap mengenai kandungan nutrisi dalam buah durian, serta berbagai manfaatnya dalam menunjang kesehatan.

Kalori dan lemak

Dalam 1 cangkir porsi buahnya, durian memiliki kandungan 357 kalori. Durian juga mengandung lemak, namun dalam jumlah sedikit, yaitu sekitar 13 gram per porsi untuk 33 persen kalori. 

Karbohidrat

Dalam 1 cangkir durian terdapat sekitar 130 gram karbohidrat, dan itu mencukupi sekitar setengah jumlah kalori yang disarankan per hari. Saat mengonsumsi durian, sebaiknya perhatikan jadwal makan Anda, untuk memonitor konsumsi karbohidrat. Karena terlalu banyak mengonsumsi berkarbohidrat dapat meningkatkan risiko penambahan berat badan.

Protein

Dalam 1 cangkir durian terdapat 3,6 gram protein, atau mencukupi kebutuhan harian protein sekitar 6,4-7,8 persen. 

Studi yang diterbitkan di American Journal of Gastroenterology menyebutkan bahwa protein dari daging dan ikan bisa menyebabkan peningkatan risiko sindrom iritasi usus besar, sehingga mendapatkan protein dari sayuran atau buah-buahan—semisal durian—serta sumber-sumber lain bisa diharapkan lebih baik untuk menekan risiko tersebut.

Vitamin dan mineral

Dalam 1 cangkir durian terdapat 80 persen vitamin C yang dibutuhkan tubuh dalam satu hari. Vitamin C memiliki peran dalam pembentukan kolagen pada kulit, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, durian juga mencukupi asupan vitamin B6 yang dibutuhkan tubuh setiap hari.

Zat besi dan tembaga

Durian mengandung zat besi dan tembaga yang dibutuhkan dalam pembentukan sel-sel darah merah yang sehat. Kandungan mangan dalam durian juga membantu kesehatan tulang dan kulit. Selain itu, sekitar 25 persen asupan riboflavin dan tembaga yang direkomendasikan terdapat dalam 1 porsi buah durian.

Baca lanjutannya: Aneka Manfaat Durian, Sumber Energi sampai Meningkatkan Kemampuan Otak (Bagian 2)