Aneka Manfaat Bluberi, dari Mencegah Kanker sampai Mengurangi Stres (Bagian 1)


Bluberi atau blueberry (Vaccinicum sp.) adalah tanaman yang tergolong dalam genus Vaccinium, dan berasal dari Amerika bagian utara. Buah bluberi memiliki warna hijau pucat ketika belum matang, lalu berubah menjadi biru keunguan ketika sudah matang. Biasanya, buah bluberi memiliki diameter 5-16 mm, dan memiliki semacam mahkota di bagian bawah.

Ada beberapa spesies bluberi yang lazim dikonsumsi, di antaranya Vaccinium angustifolium, Vaccinium virgatum, Vaccinium elliottii, dan Vaccinium corymbosum. Biasanya, bluberi dijual dalam bentuk segar, atau dalam bentuk olahan, seperti jus, buah beku, buah kering, atau dibuat selai.

Seperti umumnya buah lain, manfaat kesehatan bluberi akan diperoleh secara optimal jika dikonsumsi dalam keadaan segar. Sayangnya, buah bluberi segar cukup sulit ditemukan di Indonesia. 

Budidaya bluberi di negara-negara tropis, termasuk Indonesia, memang masih terbatas karena perbedaan lingkungan tumbuh. Karenanya, sebagian besar buah bluberi yang bisa didapatkan di Indonesia adalah buah impor.

Bluberi termasuk superfood, karena tingginya nutrisi yang dikandungnya. Kadar antioksidan dalam bluberi termasuk salah satu yang tertinggi di antara sayur, rempah, dan buah-buahan lainnya, yaitu mencapai 5562 TE per 100 gram berdasarkan uji ORAC (oxygen radical absorbance capacity). 

Kadar antioksidan itu terutama berasal dari senyawa antosianidin dan polifenol seperti asam klorogenat, tanin, myricetin, quercetin, kaempferol, malvidin, delfinidin, sianidin, serta peonidin.

Selain itu, ada fitonutrien lain di dalam bluberi, yaitu asam hidroksisinamat, asam kafeat, asam ferulat, asam kumarat, asam hidroksibenzoat, asam galat, asam prokatekuat, fenol, pterostilbene, dan resveratrol. 

Bluberi juga merupakan sumber vitamin K, C, dan mangan. Vitamin A dan B kompleks serta mineral lain pun ada dalam bluberi, meski jumlahnya tidak banyak. Yang tidak kalah penting, dalam 100 gram bluberi hanya mengandung 57 kalori, sehingga bisa dikonsumsi tanpa takut berat badan bertambah.

Dalam hal membantu menjaga kesehatan, bluberi diketahui dapat mengatasi penurunan kognitif yang lazim terjadi pada penyakit Alzheimer serta akibat kondisi penuaan. Bluberi juga terbukti mampu mengurangi kerusakan otak akibat stroke. 

Di samping itu, buah ini juga dapat membantu mencegah infeksi saluran kencing. Pada sistem jantung dan pembuluh darah, buah bluberi bermanfaat menurunkan kolesterol dan kadar lipid total dalam darah, juga dapat mengubah glycosaminoglycan yang berperan dalam pengaturan tekanan darah.

Kandungan potasium dalam bluberi dapat membantu mengontrol tekanan darah bagi penderita hipertensi; mencegah berkembangnya kerusakan vaskular ginjal, glomerulus, dan tubulus; menurunkan risiko stroke; menurunkan ekskresi kalsium urin, dan menurunkan pembentukan batu ginjal; mengatasi demineralisasi tulang (osteoporosis); menurunkan risiko aritmia ventrikular pada pasien dengan iskemia jantung, gagal jantung, dan hipertrofi ventrikel kanan.

Bluberi juga mengandung unsur kimia mangan yang merupakan zat anti peradangan yang secara tak langsung ikut melancarkan aliran darah dan meningkatkan kapasitas daya ingat. 

Jeremy Spencer, dari Departemen Dinas Makanan Biosains, Inggris, menyatakan, “Riset kami membuktikan bahwa bluberi sangat baik bagi Anda, dan dapat meningkatkan kapasitas memori.” Lebih lengkap, berikut ini uraian aneka manfaat bluberi dalam membantu menjaga kesehatan.

Menjaga kesehatan jantung

Mengonsumsi bluberi secara teratur sama artinya menjaga kesehatan jantung. Bluberi memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk merawat kesehatan jantung, dalam hal ini melindungi zat nitrit oksida yang menjadikan dinding arteri terus fleksibel, sehingga menghindari terjadinya penyakit jantung.

Mengatasi ancaman kanker

Kandungan antioksidan dan flavonoid yang kaya dalam bluberi mampu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Buah ini juga mengandung vitamin C dalam dosis tinggi, sehingga dapat mengatasi tumor. Kemudian, kandungan phytonutrient yang ada pada buah bluberi membantu menghindarkan kanker usus serta kanker rahim.

Warna biru pada bluberi berasal dari anthocyanin, jenis antioksidan yang terbukti dapat melawan kanker. Selain mampu mencegah kanker hati, zat tersebut juga dapat melawan kanker prostat.

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui kaitan antara konsumsi bluberi dengan perkembangan kanker payudara, usus, prostat, payudara, dan lain-lain. Salah satunya, studi menunjukkan bahwa antosianin dapat mengatasi kerusakan akibat radikal bebas yang bisa menyebabkan kanker. 

Baca lanjutannya: Aneka Manfaat Bluberi, dari Mencegah Kanker sampai Mengurangi Stres (Bagian 2)