Aneka Manfaat Belimbing, Mengatasi Hipertensi sampai Melawan Bakteri (Bagian 1)


Belimbing (Averrhoa carambola) memiliki bentuk khas, bulat panjang dengan lima rusuk tajam di sekelilingnya. Daging buahnya terasa manis menyegarkan, meski ada pula yang sedikit asam atau kecut. 

Namun, karena sebagian besar belimbing memiliki rasa manis, buah ini pun kerap disebut belimbing manis (untuk membedakannya dengan belimbing wuluh atau belimbing sayur). Di dunia internasional, belimbing dikenal dengan sebutan star fruit, karena—saat dipotong secara horizontal—tampak seperti bintang.

Meski berasal dari Asia Tenggara (India atau Srilanka), belimbing kini tidak hanya terdapat di wilayah Asia—semacam Malaysia, Filipina dan Thailand—namun juga telah dibudidayakan di negara-negara beriklim sub tropis lain, seperti Amerika dan Australia. 

Hal itu karena belimbing dapat tumbuh dengan baik di tempat dengan ketinggian 0-500 meter di atas permukaan laut (dpl) dengan curah hujan tinggi dan mendapat cukup banyak matahari.

Belimbing memiliki khasiat sebagai antipiretik dan ekspektoran, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi batuk pada anak-anak. Vitamin C yang terkandung dalam belimbing juga dapat digunakan sebagai anti-inflamasi, analgesik, dan diuretik, sehingga baik untuk penyembuhan batuk, sariawan, sakit tenggorokan, mengatasi demam, hingga mengatasi masalah kencing manis, dan kolesterol. Vitamin C dalam belimbing juga baik untuk dikonsumsi penderita penyakit kanker.

Tidak hanya buahnya yang bermanfaat, akar pohon belimbing juga telah lama diketahui berkhasiat menyembuhkan sakit kepala dan nyeri persendian atau reumatik. Daun belimbing bisa digunakan untuk mengatasi radang lambung, radang kulit bernanah, hipertensi, bisul, dan melancarkan air seni. Sedangkan bunga belimbing yang berwarna keunguan berkhasiat untuk mengobati penyakit malaria.

Dalam 100 gram buah belimbing, terkandung nutrisi berikut ini:
  • Natrium (Na): 2 miligram
  • Serat: 3 gram
  • Protein: 1 gram
  • Vitamin A: 61 IU
  • Vitamin C: 34,4 miligram
  • Vitamin E: 0,2 miligram
  • Asam folat: 12 mikrogram
  • Kalium (K): 133 miligram
  • Fosfor (P): 12 miligram
  • Magnesium (Mg): 10 miligram
  • Kalsium (Ca): 3 miligram

Selain dapat dinikmati sebagai buah segar, belimbing juga dapat dinikmati sebagai minuman jus. Mengonsumsi jus belimbing dapat membantu menyegarkan tubuh yang lelah. 

Terkait dengan kesehatan, belimbing sudah sejak lama dimanfaatkan untuk menunjang kesehatan, bahkan mengatasi berbagai macam penyakit. Serat dalam belimbing, misalnya, dapat melancarkan proses pencernaan. 

Kandungan pektin dalam belimbing dapat menghancurkan kolesterol buruk dalam tubuh. Belimbing juga membantu mencegah hepatitis atau pengerasan hati serta asam empedu yang terdapat dalam usus, dan membantu pembuangannya. Lebih lengkap, berikut ini uraian manfaat belimbing dalam menunjang kesehatan.

Sumber vitamin C

Belimbing adalah sumber vitamin C yang dapat memenuhi 70 persen kebutuhan tubuh setiap hari. Vitamin C adalah antioksidan penting yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan dapat membantu melawan kanker, penyakit jantung, serta arthritis.

Selain itu, ada sejumlah kecil vitamin A, E, serta B kompleks seperti folat, niacin, piridoksin, riboflavin, dan tiamin di dalamnya. Belimbing juga merupakan sumber mineral seperti fosfor, seng, besi, magnesium, kalsium, serta potasium.

Baca lanjutannya: Aneka Manfaat Belimbing, Mengatasi Hipertensi sampai Melawan Bakteri (Bagian 1)