Aneka Manfaat Apel, Mencegah Asma sampai Memperpanjang Usia (Bagian 1)


Apel (Pyrus malus) adalah buah yang berasal dari Asia tengah, dan salah satu buah yang mudah ditemui di Indonesia, baik apel lokal maupun impor. Dengan bentuknya yang padat namun menarik, apel memiliki penampilan yang menarik perhatian.

Daging buahnya yang terasa padat namun lembut juga enak dikunyah. Selain dapat dinikmati sebagai buah segar, apel juga bisa dikonsumsi sebagai jus, salad, cake, pie, dan berbagai olahan lainnya.

Selain di Indonesia, apel juga mudah ditemui di berbagai negara lain di dunia. Diperkirakan, ada sekitar 7.000 jenis apel yang ada di dunia, dan masing-masing jenis memiliki bentuk, ukuran, warna, rasa, hingga tekstur yang berbeda. 

Hal yang serupa pada semua jenis apel adalah dagingnya yang berwarna putih, mengandung air dengan rasa manis atau asam, dan dilindungi kulit tipis yang biasanya berwarna mengilap. Saat dikerat atau diiris, apel mengeluarkan aroma yang harum dan segar, meski ada pula yang beraroma tajam.

Yang menjadikan apel sangat populer tidak hanya karena buah ini enak dan mudah ditemui di mana-mana, melainkan juga karena kandungan khasiatnya yang sangat besar untuk menjaga kesehatan. Satu porsi buah apel banyak mengandung kalium, pektin, dan selulosa. 

Pektin banyak terdapat pada daging apel, dan merupakan salah satu serat yang tidak larut dalam air. Sedangkan selulosa banyak terdapat pada kulit apel, dan merupakan serat yang larut dalam air. Sementara kalium banyak terdapat pada apel berwarna merah.

Dalam satu buah apel ukuran 100 gram juga terkandung banyak zat gizi. Di antaranya Kalori (58 kalori), hidrat arang (14,9 gram), lemak (0,4 gram), protein (0,3 gram), kalsium (6 mg), fosfor (10 mg), zat besi (0,3 mg), vitamin A (90 SI), vitamin B1 (0,04 mg), vitamin C (5 mg), dan air (84%). 

Apel juga kaya kandungan fitonutrien serta antioksidan flavonoid dan polifenol. Total kandungan antioksidan (nilai ORAC) dalam 100 gram apel mencapai 5.900 TE. Flavonoid yang ada dalam apel di antaranya quercetin, epicatechin, dan procyanidin B2.

Dengan kandungan aneka zat gizi yang sangat baik tersebut, apel juga bebas dari lemak, sodium, dan kolesterol. Sebuah apel berukuran sedang mengandung 4 gram serat makanan, yang dapat memenuhi sekitar 17% asupan serat harian yang disarankan. Masih dengan takaran yang sama, apel mampu menyediakan 14% kebutuhan harian vitamin C Anda.

Vitamin C dan betakarotin, yang merupakan antioksidan alami, juga banyak terdapat dalam apel. Buah ini juga merupakan sumber vitamin B kompleks seperti riboflavin, thiamin, dan pyridoksin (vitamin B6). Ada pula kandungan potasium, fosfor, dan kalsium, meski dalam jumlah kecil.

Sebegitu banyak manfaat dan kandungan khasiat yang terdapat dalam apel, sampai muncul pepatah populer yang menyatakan, “An apple a day keeps your doctor away”, atau kira-kira, “Mengonsumsi satu apel setiap hari dapat menjauhkan Anda dari dokter”. 

Pepatah itu tentu saja ingin mengatakan bahwa makan apel secara rutin setiap hari dapat membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan. Kenyataannya, apel memang dapat membantu mengatasi masalah seperti susah buang air besar, diare, hingga diabetes. Lebih lengkap, berikut ini adalah berbagai manfaat apel dalam membantu kesehatan kita.

Menjaga kadar gula darah

Apel mengandung serat yang mampu memenuhi 17-20 persen nilai asupan gizi harian Anda. Tekstur buah apel yang padat namun renyah juga bisa membuat Anda lama mengunyah, dan kegiatan itu bermanfaat sebagai pengganti senam wajah. 

Selain itu, pemanis alami dalam apel mampu memasuki aliran darah secara bertahap, membantu menjaga kadar gula darah dan tingkat insulin stabil, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.

Melindungi paru dan mencegah asma

Studi yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa wanita hamil yang mengonsumsi apel secara rutin selama kehamilan dapat memberi keuntungan kesehatan pada bayi yang akan dilahirkannya. 

Konsumsi apel juga bisa mencegah anak mengembangkan penyakit asma ketika usianya mencapai lima tahun. Selain untuk anak, apel juga dapat membantu melindungi paru-paru orang dewasa, menurunkan risiko asma, kanker paru-paru, dan penyakit lainnya.

Baca lanjutannya: Aneka Manfaat Apel, Mencegah Asma sampai Memperpanjang Usia (Bagian 2)