8 Hal Tak Terduga yang Bisa Menyebabkan Sulit Tidur


Apa penyebab sulit tidur? Secara umum, orang akan menjawab “stres”, karena stres memang bisa dibilang sebagai penyebab utama orang sulit tidur. Namun, di luar stres, ada berbagai penyebab lain yang juga dapat menyebabkan orang sulit tidur, namun mungkin tidak disadari orang bersangkutan. 

Jika Anda sewaktu-waktu mengalami masalah sulit tidur, padahal Anda tidak menderita insomnia, tidak mengonsumsi obat-obatan tertentu, dan tidak pula sedang stres, Anda perlu memperhatikan hal-hal tak terduga di bawah ini, yang kemungkinan besar menjadi masalah sulit tidur yang Anda alami.

Banyak tidur di akhir pekan

Bisa jadi, karena seminggu telah bekerja keras dan kurang tidur, Anda pun “balas dendam” dengan tidur sebanyak-banyaknya pada hari libur atau akhir pekan. “Dendam” Anda pun terbalas, dan Anda mungkin puas. 

Tetapi, kemudian, pada malam harinya Anda merasa sulit tidur. Para ahli menyatakan bahwa hal semacam itu bisa mengacaukan ritme biologis, sehingga menyebabkan tubuh seperti melampaui zona waktu. Akibatnya, di hari Senin—setelah akhir pekan—Anda seperti mengalami jet lag.

Bulan purnama

Ternyata, siklus bulan juga ikut berpengaruh pada pola tidur manusia. Penelitian yang pernah dilakukan dalam hal ini menemukan kenyataan bahwa bulan purnama menjadikan orang tidur lebih sebentar, dan kurang nyenyak dibanding biasanya.

Suhu terlalu dingin atau panas

Udara yang panas atau hujan yang turun dapat mempengaruhi suhu ruangan tempat Anda tidur. Suhu ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin juga dapat membuat Anda sulit tidur. 

Terlalu tenang

Mungkin kebanyakan orang lebih sering membayangkan sulit tidur dalam suasana bising. Tetapi, sebenarnya, suasana yang terlalu tenang atau hening juga kadang menjadikan orang sulit tidur. Karena dalam suasana yang sangat tenang, suara sekecil atau selirih apa pun bisa menjadi hal yang mengganggu.

Takut gelap

Banyak orang yang sebenarnya takut gelap, meski mereka mungkin tidak mengakui. Dalam studi yang dilakukan para ahli tidur pada 2012, ditemukan bahwa orang yang sering mengalami insomnia merasakan lebih cemas dan terganggu suara-suara dari lingkungan ketika lampu kamar dimatikan. Hal tersebut tidak terjadi pada mereka yang memiliki pola tidur baik.

Makan daging saat makan malam

Kafein mungkin sudah terkenal sebagai zat yang membuat orang sulit tidur. Tapi bagaimana dengan daging? Kenyatannya, mengonsumsi makanan berlemak, pedas, juga berprotein tinggi—semisal daging—bisa menghalangi datangnya kantuk di malam hari. Makanan sumber protein akan membuat tubuh mengeluarkan energi lebih besar untuk mencernanya. Akibatnya, Anda juga jadi sulit tertidur.

Terlalu lelah

Lelah dan mengantuk sebenarnya dua hal yang berbeda. Ketika terlalu lelah, tubuh sebenarnya masih dalam kewaspadaan tinggi, baik karena stres fisik atau mental. Karenanya, buru-buru naik ke tempat tidur karena lelah kadang bukan ide yang baik. Jauh lebih baik jika Anda menenangkan diri lebih dulu dengan kegiatan yang membuat rileks. 

Berbagi tempat tidur

Jika Anda terbiasa tidur sendirian, dan telah melakukannya bertahun-tahun, ada kemungkinan Anda jadi sulit tidur saat harus berbagi tempat tidur dengan orang lain. Sebagaimana ada orang yang sulit tidur jika sendirian, ada pula yang sulit tidur jika ada orang lain. Itu hal yang berkaitan dengan kebiasaan. 

Jika Anda semula lajang dan kemudian menikah, tentu perlu pembiasaan baru untuk mulai menikmati tidur dengan pasangan.